SMA Kalitidu Belajar Migas Bersama EMCL
Kamis, 15 Oktober 2015 21:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Kalitidu - Ratusan siswa di SMA Negeri 1 Kalitidu mendapat wawasan dan pemahaman tentang energi minyak dan gas dari ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) pada Kamis (15/10). Kegiatan Belajar Energi Migas Bersama EMCL ini diikuti oleh siswa dari semua kelas. Rick L'Heureux, karyawan EMCL asal Kanada yang menyampaikan materi menjadi daya tarik tersendiri bagi para siswa.
"Ini kesempatan langka bagi kita," ujar Kepala Sekolah SMAN 1 Kalitidu Hari di depan anak didiknya.
Hari mengatakan, para siswa membutuhkan pemahaman lebih tentang potensi migas di Bojonegoro. Dengan kegiatan ini, para siswa bisa lebih memahami dan kelak bisa mengelola potensi alam daerahnya.
"Mereka sudah sering mendengar tentang kegiatan EMCL terkait eksploitasi migas Bojonegoro, tapi hanya sebatas mendengar saja, " ungkapnya.
Dalam melaksanakan program ini EMCL bekerja sama dengan mitra lokal Bojonegoro yaitu LSM Banyu Urip Peduli Pendidikan (Bappeka). "Ini merupakan kegiatan yang ke-20 di tahun ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari edukasi bagi pelajar dalam bidang energi dan keselamatan," ujar Field Public and Government Affairs Manager EMCL Rexy Mawardijaya kepada wartawan.
Rexy menerangkan, para siswa diajak untuk mengenal lebih jauh tentang potensi energi dan bagaimana memanfaatkannya secara bijak. Selain itu, mereka diberi pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas, khususnya bagaimana mengendarai sepeda motor yang aman.
"Umumnya para siswa berangkat ke sekolah menggunakan sepeda motor. Kita harapkan mereka memiliki kesadaran tentang keselamatan yang cukup," katanya.
Menurut Rexy, penyebab utama kecelakaan lalu lintas saat ini adalah kesadaran keselamatan yang kurang. Selain itu juga karena siswa merasa sudah mampu berkendara, padahal aspek keselamatannya belum dipahami dan diterapkan secara benar. Hal tersebut, lanjut dia, tentu membahayakan keselamatan mereka.
Dia berharap, dengan program ini kesadaran para siswa akan tumbuh. Meskipun sebenarnya kampanye keselamatan ini tugas dan tanggung jawab bersama antara Pemerintah dan seluruh komponen masyarakat, tapi setidaknya EMCL telah mengambil peran.
"Kita ingin membantu pemerintah dalam membangun kesadaran masyarakat tentang keselamatan berlalu lintas," pungkasnya. (rul/tap)

































.md.jpg)






