BSM Cair, Wali Murid Lega
Minggu, 18 Oktober 2015 07:00 WIBOleh Khoirul Anam
Oleh Khoirul Anam
Kapas - Bank rakyat Indonesia Unit Kapas nampak ramai oleh anak-anak berseragam sekolah kemarin, Sabtu (17/10). Ternyata, bersama orang tua mereka, sedang mencairkan BSM. Dana bantuan Sisma Miskin atau akrab disebut BSM sudah turun dan mereka sedang mencairkannya di BRI Unit Kapas.
Program BSM ini merupakan program nasional untuk membantu meringankan benab siswa yang tergolong keluarga tidak mampu agar tidak sampai berhenti sekolah. Untuk SD, satu tahun atau 2 semester mendapat sebesar Rp 450 ribu.
Para wali murid itu bisa tersenyum karena beban atau tanggungan hidup jadi berkurang. Dan memang itulah kenyataannya. Beberapa wali murid yang BBC temui ketika mencairkan bantuan itu, menunjukkan wajah sumringah.
Seperti seorang wali murid, Jumiatun (35), warga Desa Kedaton RT02/ 02. Dia mengaku sangat gembira walau harus berdesakan serta mengantri panjang dan lama di Bank BRI Unit Kapas. Dia mengatakan bahwa di musim kemarau ini, dana itu sangat diperlukan. Kemarau kali ini, dirasakan oleh Jamiatun, merupakan pacelik sebab banyak lahan pertanian yang tidak menghasilkan apa-apa.
"Walau bantuan hanya sebesar Rp 450 ribu, lumayan. Bisa membantu meringankan sekolah anak saya," ujarnya dengan gembira dan tersenyum lebar kepada BBC.
Wali murid lain, Margono, juga sama. Dia dari Desa Semen Kidol Rt 01/ 01Kecamatan Sukosewu. Dia juga merasakan kegembiraan itu. Dia juga menyatakan kegembiraan sebagaimana Jamiatun tadi. Dengan gembira dia mengantarkan sang anak mencairkan dana BSM itu.
"Saya jauh-jauh dari Semenkidul hanya mengatar anak saya yang mendapatkan BSM ini," ungkapnya juga dengan tersenyum lebar.
Margono juga berharap, adanya Bantuan Siswa Miskin ini memang sangat membantunya selaku masyarakat yang tidak mampu. "Sekarang kebutuhan alat sekolah juga sudah terbilang mahal semua," imbuhnya.(nam/moha)

































.md.jpg)






