News Ticker
  • Jumlah ODP di Blora Berkurang Jadi 469 Orang, PDP dan Positif Nihil
  • Jumlah ODP di Kabupaten Bojonegoro Kembali Turun Jadi 55 Orang, PDP dan Positif Nihil
  • Motor Tertabrak Truk di Baureno Bojonegoro, 2 Orang Pelajar Pengendara Motor Luka-Luka
  • Tenggelam di Embung, Petani Warga Kepohbaru Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Kedua Korban Tenggelam di Sungai Besuki Balen Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia
  • Diterjang Angin, Rumah Warga Sumberrejo Bojonegoro Roboh, Kerugian Capai Rp 35 Juta
  • Salah Satu Korban Tenggelam di Balen Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia
  • Lokasi Penampungan Sementara Pedagang Pasar Sroyo Bojonegoro, Tergenang Banjir
  • Kabar Baik, Jumlah ODP di Bojonegoro Kembali Turun Tinggal 56 Orang, PDP dan Positif Nihil
  • Update Covid-19: Jumlah ODP di Blora Masih Bertambah Jadi 473 Orang, PDP dan Positif Nihil
  • Belum Ditemukan, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Koban Tenggelam di Balen Bojonegoro
  • Diduga Serangan Jantung, Pedagang Sayur Keliling di Baureno Bojonegoro Meninggal di Jalan
  • 6 Anak Jalanan di Perempatan Sumberrejo Diamankan Satpol PP Bojonegoro
  • EMCL Serahkan Bantuan Penyemprot Desinfektan dan Thermo Gun
  • Banjir di Temayang Bojonegoro, 10 Hektare Tanaman Padi Siap Panen Tergenang
  • Belum Ditemukan, Pencarian Koban Tenggelam di Balen Bojonegoro Sementara Dihentikan
  • 2 Remaja di Balen Bojonegoro Dilaporkan Tenggelam di Sungai Besuki
  • Jumlah ODP di Kabupaten Bojonegoro Bertambah Jadi 60 Orang, PDP dan Positif Nihil
  • Berduaan di Kamar Kos, Pasangan Bukan Suami Istri di Bojonegoro Diamankan Satpol PP
  • Aparat di Bojonegoro Lakukan Pemeriksaan Suhu Tubuh bagi Pendatang di Perbatasan
  • Jumlah ODP di Kabupaten Blora Bertambah Jadi 466 Orang, PDP dan Positif Nihil
  • Pemkab Bojonegoro Distribusikan Bantuan Paket Sembako bagi Pedagang Terdampak Covid-19
  • Berita Baik, ODP di Kabupaten Bojonegoro Turun, Tersisa 57 Orang, PDP dan Positif Nihil
  • ODP di Blora Masih Bertambah Jadi 457 Orang, PDP dan Positif Nihil
  • Kapolres Bojonegoro Pimpin Sertijab 3 Pejabat Polres dan 1 Kapolsek

Oase Ramadan

Inilah 10 Permasalahan Seputar Puasa (Bagian Kedua - Habis)

*Oleh Drs H Sholikhin Jamik SH MHes

DI BAWAH ini adalah beberapa permasalahan seputar ibadah puasa Ramadan yang kerap menjadi pertanyaan umat. Siapa yang wajib dan tidak wajib berpuasa.

Baca atikel sebelumnya: Inilah 10 Permasalahan Seputar Puasa (Bagian Pertama)

 

6. Orang Sakit

Orang sakit yang masih bisa diharapkan kesembuhannya ada tiga macam:

a) Orang sakit yang tidak berat baginya puasa dan tidak berbahaya, maka diwajibkan atasnya berpuasa karena tidak ada alasan baginya untuk meninggalkan puasa.

b) Orang sakit yang berat baginya puasa akan tetapi tidak berbahaya, maka hendaklah dia berbuka, sebagaimana firman Allah Ta’ala: "…dan barangsiapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menginginkan kemudahan bagimu dan tidak menginginkan kesulitan bagim" (QS Al-Baqarah:185)

Rasulullah –Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda: "Sesungguhnya Allah senang didatangi (dikerjakan) rukhsah (keringanan) yang Dia berikan, sebagaimana Dia membenci orang yang melakukan maksiat." (HR Imam Ahmad dengan sanad sahih).

Dalam riwayat yang lain: "Sebagaimana Allah senang diamalkannya perkara-perkara yang diwajibkan." (HR Ibnu HIbban dan lain-lain dengan sanad sahih)

c) Orang sakit yang berbahaya baginya puasa, maka wajib atasnya berbuka dan tidak diperbolehkan puasa, sebagaimana firman Allah Ta’ala: "Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah Maha Penyayang kepadamu." (QS An-Nisaa’: 29)

Dan firmanNya: "Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri kedalam kebinasaan." (QS Al-Baqarah: 195)

Rasulullah –Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda: "Sesungguhnya dirimu mempunyai hak atasmu." (HR Bukhari)

Beliau –Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda pula: "Tidak boleh ada madharat (bahaya) dan tidak boleh menimbulkan madharat." (HR Ibnu Majah, Ad-Daruqthni dan lain-lain dengan sanad hasan)

7. Orang yang Tidak Mampu Lagi Berpuasa

Orang yang tidak mampu lagi berpuasa seperti orang yang sudah tua tapi tidak pikun dan orang yang sakit parah dan tidak bisa lagi diharapkan kesembuhannya seperti penderita penyakit kanker dan semacamnya, tidak wajib atas mereka berpuasa karena mereka memang sudah tidak mampu lagi puasa. Akan tetapi wajib atas mereka untuk mengganti puasanya dengan memberikan makan setiap harinya kepada seorang miskin dengan sekali makan. Boleh berupa makanan pokok seperti beras sebanyak satu mud setiap harinya. (satu mud = ¼ sha’ . satu sha’ di Indonesia = 2.5 kilo gram. Jadi satu mud kurang lebih 625 gram).

Dan boleh pula diberikan berupa makanan yang sudah siap dimakan.

Ibnu Abbas -Radhiallahu ‘Anhuma berkata: “Kakek dan nenek tua yang tidak mampu puasa harus memberi makan setiap harinya kepada seorang miskin.” (Riwayat Bukhari)

Dari Anas bin Malik – Radhiallahu ‘Anhu berkata:  “Bahwasanya beliau lemah (tidak mampu untuk puasa karena sudah tua) pada suatu tahun, kemudian beliau membuat satu wadah tsarid (nama jenis makanan), dan mengundang 30 orang miskin (untuk makan) hingga mereka kenyang.” (Riwayat Ad-Daruquthni dengan sanad sahih)

8. Perempuan Hamil dan Menyusui

Perempuan hamil dan menyusui apabila berat bagi mereka puasa atau khawatir terhadap anaknya maka diperbolehkan untuk tidak puasa dan menggantinya dengan memberikan makan kepada orang miskin setiap harinya tanpa berkewajiban meng-qadha.

Diriwayatkan Ad-Daruquthni dan dishahihkannya dari Ibnu Umar –Radhiallahu ‘Anhuma, bahwasanya beliau berkata: “Perempuan hamil dan menyusui (boleh) berbuka dan tanpa meng-qadha”.

Diriwayatkan Ad-Daruquthni pula dari jalan lain dengan sanad jayyid: Bahwasanya isteri Ibnu Umar –Radhiallahu ‘Anhuma ketika sedang hamil bertanya kepadanya (tentang puasa), lalu beliau menjawab: “Berbukalah dan berilah makan setiap harinya satu orang miskin dan tidak perlu kamu qadha”.

Dari Said bin Jubair, dari Ibnu Abbas dan Ibnu Umar berkata: “Perempuan hamil dan menyusui (boleh) berbuka dan tanpa meng-qadha”. (HR. Ad-Daruquthni dengan sanad sahih)

(“Irwa’ul Ghalil” 4/17-25 Karya Syaikh Al-Albani dan “Shifat Shoum Nabi“ Karya Syaikh Salim Al-Hilaly dan Syaikh Ali Hasan, hlm 80-85)

9. Perempuan Haid dan Nifas

Perempuan haid dan nifas diharamkan untuk puasa dan tidak sah puasa mereka. Rasulullah –Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda tentang perempuan: “Bukankah jika haid dia tidak shalat dan tidak puasa?” Kami katakan: “Ya.” Beliau bersabda: “Itulah (bukti) kurang agamanya.” (HR. Muslim)

Diwajibkan atas mereka untuk meng-qadha puasa. Perintah meng-qadha puasa terdapat dalam riwayat Mu’adzah, dia berkata: Aku pernah bertanya kepada ‘Aisyah -Radhiallahu ‘Anha: “Mengapa perempuan haid meng-qadha puasa tetapi tidak meng-qadha sholat?” ‘Aisyah –Radhiallahu ‘Anha balik bertanya: “Apakah engkau wanita Haruriy?” Aku menjawab: “Aku bukan wanita Haruriy, tetapi hanya (sekedar) bertanya.” ‘Aisyah –Radhiallahu ‘Anha berkata: “Kami juga haid pada masa Nabi –Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam, tetapi kami hanya diperintahkan untuk meng-qadha puasa dan tidak diperintahkan untuk meng-qadha shalat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Haruriy nisbat kepada Harura’ (yaitu) negeri yang jaraknya 2 mil dari Kufah, orang yang beraqidah Khawarij disebut Haruriy karena kelompok pertama dari mereka yang memberontak kepada Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib –Radhiallahu ‘Anhu ada di negeri tersebut.

10. Orang Yang Perlu Berbuka Untuk Menolong Orang Lain:

Adakalanya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran, tenggelam dan semacamnya sehingga memerlukan orang lain untuk menolong mereka dan yang menolong tidak akan mampu melaksanakan tugasnya apabila dalam keadaan puasa dan iapun harus berbuka agar kuat dan bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, maka orang yang menolong tersebut diperbolehkan berbuka dan bahkan diwajibkan demi menolong orang lain dari kebinasaan.

Demikian juga seseorang yang berjihad fi sabilillah dan membutuhkan makan dan minum agar kuat maka diperbolehkan berbuka dan mengantinya (qadha) pada hari yang lain.

(“Majalis Syahr Ramadhan” hlm 59-60. Karya Fadhilatusy Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin). (*/imm)

Ilustrasi : muslimsprayertimes.com

*) Penulis: Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro

 

Berita Terkait

Videotorial

InsertLive Covid Campaign: Kampanye Lawan Corona

#MediaLawanCovid19

InsertLive Covid Campaign: Kampanye Lawan Corona

#MediaLawanCovid19 kembali meluncurkan konten edukasi bersama, salah satunya melalui video, pada Minggu (29/03/2020) . Kampanye besar kedua ini dilakukan untuk ...

Berita Video

Cegah Corona, Polisi di Bojonegoro Ciduk Belasan Pemuda Saat Berkumpul di Warung Kopi

Berita Video

Cegah Corona, Polisi di Bojonegoro Ciduk Belasan Pemuda Saat Berkumpul di Warung Kopi

Bojonegoro - Aparat Kepolisian Resor (Polres Bojonegoro) mulai bertindak tegas, dalam upaya mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) khususnya di Kabupaten ...

Teras

Mempertanyakan Keseriusan Manajemen Persibo Bojonegoro #2

Mempertanyakan Keseriusan Manajemen Persibo Bojonegoro #2

DALAM tulisan sebelumnya, untuk kembali membangun Persibo, menurut penulis paling tidak ada tiga hal utama yaitu, pertama aspek legalitas, kedua ...

Opini

Tuntas Stunting Untuk Investasi Bangsa

Opini

Tuntas Stunting Untuk Investasi Bangsa

"Tulisan ini menyembung tulisan saya terdahulu terkait penanganan stunting atau tengkes." Dari riset gizi tahun 2019, di Indonesia besaran prevalensinya ...

Quote

Pendekatan

Quote

Pendekatan

Seorang kepala sekolah selalu datang 30 menit sebelum jadwal pelajaran dimulai atau pintu gerbang ditutup untuk memberi salam, berjabat tangan ...

Sosok

13 Tahun Tak ada Kabar, Sri Naning Wahyu Kurniawati, TKI Asal Blora Ini Akhirnya Pulang

Sosok

13 Tahun Tak ada Kabar, Sri Naning Wahyu Kurniawati, TKI Asal Blora Ini Akhirnya Pulang

Blora - Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Blora, pada Jumat (17/01/2020), menerima kepulangan Sri Naning Wahyu Kurniawati (26) ...

Eksis

Komunitas Otomotif di Bojonegoro Gelar Bakti Sosial pada Warga Terdampak Bencana di Sekar

Komunitas Otomotif di Bojonegoro Gelar Bakti Sosial pada Warga Terdampak Bencana di Sekar

Bojonegoro - Komunitas otomotif yang tergabung dalam Suzuki Jimny Katana Indonesia (SKIN) Chapter Bojonegoro dan Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pengcab ...

Infotorial

Zumba Party, Dalam Rangka HUT Aston dan Fave Hotel Bojonegoro Berlangsung Meriah

Zumba Party, Dalam Rangka HUT Aston dan Fave Hotel Bojonegoro Berlangsung Meriah

Bojonegoro - Zumba Party, sebagai rangkaian Road to Anniversary Aston Bojonegoro City Hotel and Fave Hotel Sudirman Bojonegoro, dalam rangka ...

Berita Foto

Bupati Bojonegoro Gelar Video Conference Terkait Virus Corona

Berita Foto

Bupati Bojonegoro Gelar Video Conference Terkait Virus Corona

Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah pada Kamis (19/03/2020) siang, bertempat di Command Center Gedung Pusat Informasi Publik (PIP) Kabupaten ...

Feature

Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Bojonegoro - Sebagian masyarakat Desa Napis Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (07/02/2020) pagi, menggelar tradisi Nyadran atau Manganan, dengan ...

Religi

Sinta Nuriyah dan Khofifah, Hadiri Pengajian Akbar di Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro

Sinta Nuriyah dan Khofifah, Hadiri Pengajian Akbar di Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro

Bojonegoro - Nyai Dr HC Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Istri Presiden RI ke-4, Almarhum KH Abdurrahman Wahid; Gubernur Jawa ...

Pelesir

Wakil Bupati Resmikan Wisata Edukasi Kebun Anggur Blora

Wakil Bupati Resmikan Wisata Edukasi Kebun Anggur Blora

Blora - Kabupaten Blora kini punya Wisata Edukasi Kebun Anggur, yang berloksi di Kelurahan Kunden Kecamatan Blora Kota. Kebun anggur ...

Hiburan

Cak Nun bersama Kyai Kanjeng Meriahkan Full Moon Festival di Negeri Atas Angin Bojonegoro

Full Moon Festival #2

Cak Nun bersama Kyai Kanjeng Meriahkan Full Moon Festival di Negeri Atas Angin Bojonegoro

Bojonegoro - Full Moon Festival kembali digelar untuk yang kedua kalinya, Selasa (10/03/2020) malam, di puncak di Negeri Atas Angin ...

Statistik

Hari ini

15.847 kunjungan

24.470 halaman dibuka

314 pengunjung online

Bulan ini

89.491 kunjungan

132.161 halaman dibuka

Tahun ini

1.145.415 kunjungan

1.648.377 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 477.386

Indonesia: 8.295

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1586101116.324 at start, 1586101116.527 at end, 0.20301795005798 sec elapsed