Peringatan Hari Santri
LPMNU Bojonegoro Gelar Apel Pagi Memakai Sarung dan Berpeci
Kamis, 22 Oktober 2015 11:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Kota - Berbagai cara dilakukan untuk memperingati Hari Santri Nasional yang ditetapkan pemerintah pada 22 Oktober mulai tahun ini. Seperti halnya dilakukan oleh Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdhatul Ulama (LPMNU) Cabang Bojonegoro yang mengadakan apel hari santri memakai sarung dan berpeci khas pakaian santri.
Pukul 07.00 pagi di halaman Kampus IAI Sunan Giri Jalan Ahmad Yani telah dipenuhi oleh sekitar 800 peserta apel. Mereka adalah keluarga besar dari MI NU Unggulan Sukorejo, MI ICP NU, MTs Ma'arif Unggulan, SMK YPM 6, dan Mahasiswa Institut Agama Islam dan Universitas Nahdhatul Ulama (IAI-UNU) Sunan Giri Bojonegoro.
"Dalam apel pagi tadi juga dibacakan ikrar santri, sebagai pelecut semangat dalam mencari ilmu. terutama sebagai santri," kata Ketua PC IPNU Bojonegoro, Masluhan.
Masluhan menambahkan bahwa selain ikrar santri juga ada pembacaan resolusi jihad. Hadir sebagai pembina apel, Agus Huda, Ketua LPMNU Bojonegoro. Dalam pidatonya dia menyampaikan salinan dari Pengurus Pusat LP Ma'arif NU. Di mana pada tanggal yang sama, 22 Oktober 1949 silam, pendiri NU yakni KH Hasyim Asy'ari, mengeluarkan fatwa jihad melawan
sekutu.
"Sebagai generasi masa kini, sebagai santri, kita harus meneruskan perjuangan para pendahulu kita," paparnya pada seluruh peserta apel. (rul/kik)

































.md.jpg)






