Watannas Konsen Isu Lingkungan Hidup, Energi dan Bela Negara
Selasa, 28 Agustus 2018 21:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Diberitakan sebelumnya, Tim Dewan Ketahanan Nasional (Watannas) pada Selasa (28/08/2018) lakukan kunjungan di Kabupaten Bojonegoro dan seusai diterima di Pemkab Bojonegoro, Tim Watannas langsung mengunjungi lapangan minyak dan gas yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC) dan ExxonMibil Cepu Limited (EMCL).
Mayjen TNI Aris Martono Haryadi, selaku pimpinan ti menyampaikan bahwa Watannas adalah lembaga yang di pimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Watannas sangat konsen dengan masalah lingkungan hidup.
Masalah yang juga menjadi perhatian serius dari Watannas adalah ketersediaan energi yakni minyak dan gas bumi serta masalah bela negara.
“Bela negara ini bukan berarti mengangkat senjata namun bagaimana berkarya melalui bidang keahlian masing-masing untuk kejayaan bangsa,” tutur Mayjen TNI Aris Martono Haryadi
Baca: Tim Dewan Ketahanan Nasional Kunjungi Bojonegoro

PGA and Relation Manager PEPC, Kunadi, dalam paparannya menjelaskan bahwa dalam proek minyak dan gas yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC), pernah terjadi konflik, namun tidak menggangu proyek.
“Pernah ada demo terkait tenaga kerja yang selesai masa kontraknya beberapa waktu lalu namun bisa diselesaikan dengan baik.” jelas Kunadi.
Kunadi juga menyampaikan bahwa Pertamina diharapkan dapat menjadi salah satu BUMN atau perusahaan yang akan membanggakan Indonesia.
“Pertamina saat ini sudah melebarkan sayapnya di Malaysia dan Vietnam.” terangnya.
Dihadapkan Tim Watannas, Kunadi menjelaskan tentang kondisi eksisting JTB, Kunadi juga menyampaikan tentang Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PEPC antaralain bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
Dirinya juga menjelaskan bahwa dari Bojonegoro ini telah memberikan kontribusi 26 persen untuk ketahanan nasional. Sedangkan wilayah kerja PT Pertamina EP Cepu (PEPC), sebagian besar berada di Kabupaten Bojonegoro dan sebagian kecil masuk wilayah Kabupaten Blora Jawa Tengah.
“Untuk Lapangan Banyurip dan Kedungkeris dikelola oleh EMCL.” imbuhnya
Sementara itu ketika mengunjungi EMCL tepatnya di Lapangan Banyuurip, rombongan Wantannas diterima oleh Vice President EMCL, Muhammad Nurdin selaku yang melaporkan tentang perkembangan Lapangan Banyuurip.
Adapun anggota Watannas yang berkunjung diantaranya, Mayjen TNI Aris Martono Haryadi, Kolonel Czi Rido Hermawan MSc, Ir Hadian Ananta Wardana CES, Kolonel lnf Judi Paragina Firdaus MSc, Kolonel Czi Budi Irawan SIP MSi dan Kombes Pol Yulias SIK. (red/imm)












































.md.jpg)






