Debit Air Bengawan Kecil, Pintu Dibuka Satu
Jumat, 23 Oktober 2015 19:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Trucuk - Kemarau begitu parah tahun ini. Hingga pertengahan Oktober ini, bahkan belum turun hujan. Hal ini berpengaruh pada menurunnya debit air Bengawan Solo. Belum lagi untuk pengairan sawah yang memerlukan banyak volume air.
Salah satu fungsi keberadaan Bendung Gerak di Bojonegoro adalah mengatur debit air Bengawan Solo. Dengan volume air yang relatif kecil ini, pintu Bendung Gerak hanya dibuka satu saja. Seperti yang diungkapkan oleh Gunawan (54) salah satu petugas keamanan di Pos Bendung Gerak.
"Saat ini kami hanya membuka satu pintu. Sebelumnya dibuka 20 cm sekarang dikecilkan menjadi 10 cm. Dengan ketinggian permukaan air 12 piscall, bila dibiarkan terbuka 20 cm maka dikhawatirkan air di bagian atas akan habis."
Gunawan juga mengaku, pihaknya sering menerima telepon dari berbagai pihak untuk membuka pintu Bendung Gerak agar volume air yang mengalir lebih besar. Namun Gunawan menolaknya.
"Keputusan itu bukan pada kami. Tetapi pada aturan yang ditetapkan oleh PT Jasa Tirta. Semua keputusan membuka dan menutup pintu adalah wewenangnya."
Walaupun Bupati Bojonegoro pernah meminta untuk membuka pintu pada saat Festival Bengawan kemarin, Gunawan mempertegas bahwa ada batasan khusus pintu boleh dibuka sampai ketinggian berapa.
Pada saat festival Bengawan kemarin, ketinggian air 15,70 piscall, sehingga dibuka dua pintu, pintu satu dan sembilan. Itupun kondisi air sedang stabil.
Pada musim kemarau seperti ini, laporan kondisi air dilakukan setiap 6 jam sekali. Setiap jam 6 dan 12. "Tapi bila di musim hujan, sehingga volume air tinggi, maka laporan kondisi air dilakukan setiap jam," kata Gunawan menarangkan.
"Pada saat musim hujan, dan kondisi air sudah tinggi, kami tidak tidur. Karena harus melaporkan kondisi air setiap jam. Bahkan bila akan membuka pintu, kami pun harus memberitahukan pada bagian bawah," tambahnya.
Kondisi air bisa dilihat langsung ke Bendung Gerak. Di bagian bawah pintu, nampak kering keadaannya. Brojogan, yaitu bebatuan penahan arus yang terletak di sepanjang bawah pintu, sampai terlihat.
Nampak beberapa warga sedang asyik memancing hingga ke bagian tengah Bengawan pada brojogan tersebut. (ver/moha)


































.md.jpg)






