Bojonegoro Raih Anugerah Dalam Pengembangan Sektor Wisata Daerah
Rabu, 24 Oktober 2018 08:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Surabaya - Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Muawanah, pada Selasa (23/10/2018) malam, dalam acara Malam Anugerah Wisata Jawa Timur 2018, di Hotel Mercure Surabaya, terima penghargaan atas Komitmen dan Kepedulian dalam Pengembangan Wisata Daerah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur
Acara yang mengambil tema "Melalui Anugerah Wisata Jawa Timur, Kita Kembangkan Daya Tarik Wisata yang Berwawasan Lingkungan” tersebut ditujukan untuk memberikan apresiasi dan penghargaan bagi daerah yang berhasil mengembangkan potensi wisata di daerahnya.
Selain Kabupaten Bojonegoro, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga memberikan penghargaan kepada Pemkab Jombang, Pemkab Pasuruan, Pemkab Ponorogo dan Pemkab Situbondo, atas komitmen dan kepeduliannya yang tinggi dalam mengembangkan sektor pariwisata.

Ketua panitia penyelenggara, Sinarto SPar MM, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kunjungan wisata dunia pada tahun 2017 mencapai 1,4 milyar, sekitar 300 juta di antaranya berkunjung ke Asia dan sekitar 17 juta pengunjung datang ke Indinesia, sedangkan yang ke Jawa Timur, sekitar 690.000.
“Anugerah wisata ini untuk mendorong daya saing bagi pemerintah daerah untuk mendorong destinasi wisata di daerahnya.” jelas Sinarto.
Sinarto juga menambahkan, bahwa kegiatan tersebut juga untuk mendorong komitmen pemda, sejauh mana mereka dalam mendorong potensi wisata di daerahnya masing-masing. Menurutnya, dalam hal pariwisata Indonesia di mata dunia, memiliki keunggulan dalam hal price atau harga.
“Indonesia dikenal dunia karena biaya di sini terkenal sangat murah, bila dibandingkan dengan negara lain.” ungkapnya.
Pergerakan wisata di Indonesia juga sangat tinggi. Sumber Daya Alam di Indonesia juga sangat banyak dan juga beragam. Keterbukaan Internasional kita sangat luas, sehingga bisa menjaring wisatawan mancanegara.
“Namun kita juga memiliki kelemahan, diantaranya adalah ketahanan lingkungan yang masih kurang. Kebersihan dan kerapihan kita masih belum bisa menjaga dan merawat. Layanan informasi kita juga kurang, dimana masalah teknologi dan informasi yang masih kurang dalam mempromosikan pariwisata.” ungkapnya.
Dengan penghargaan ini, diharapkan menjadi motivasi dalam melaksanakan pembangunan kepariwisataan di daerahnya masing-masing. Sehingga bisa mendorong sektor pariwisata daerah dan juga nasional.
“Semoga setelah mendapat penghargaan ini bisa lebih bersemangat dalam mendorong kemajuan wisata. Jangan malah menjadi kendor dalam mengembangkan wisata.” harapnya.
Turut hadir dalam Malam Anugerah Wisata Jawa Timur 2018, Gubernur Jawa Timur, kepala daerah dari 38 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur serta Dinas Pariwisata Kabupaten se Jawa Timur. (red/imm)












































.md.jpg)






