PAYM Bangun Kemandirian Pendidikan Anak Asuh Bersama Unair
Minggu, 25 Oktober 2015 22:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Kota - Komitmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bojonegoro dalam membangun kemandirian untuk mewujudkan kesejahteraan anak melalui lembaga panti asuhan mendapat dukungan memadai dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Hal tersebut dibuktikan dengan dukungan Pemkab pada Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah (PAYM) Bojonegoro dalam mengupayakan pendidikan untuk anak panti. Dalam hal ini, panti asuhan berhasil menggandeng Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Berawal dari pelaksanaan KKN Unair yang dilaksanakan sejak 2011 lalu. Saat itu Unair tengah membidik daerah yang mempunyai kantong kemiskinan, termasuk panti asuhan. Kegiatan KKN itu berbuah bentuk kerjasama menyuplai pendidikan untuk anak panti yang membutuhkan.
"Unair telah memberikan bimbingan belajar gratis dan dorongan motivasi kepada anak-anak asuh panti dengan baik. Hal ini membuat anak-anak lebih bersemangat dalam pendidikan," ujar Kepala Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Bojonegoro, Abdul Wahid.
Kepada BBC, Abdul Wahid mengungkapkan, pihaknya merasa terbantu dengan program Proasih yang digalangkan oleh Unair Surabaya. Kemudian melalui kegiatan seminar dalam Gebyar Panti Asuhan Muhammadiyah-Aisyiyah yang digelar Minggu (25/10) pagi, dia berharap, Unair akan menambah program beasiswa dalam mewujudkan pendidikan untuk anak asuh PAYM.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Unair Prof Dr Ni Nyoman Tri Puspaningsih Dra MSi menyampaikan, dalam aturan undang-undang Perguruan Tinggi, Unair memang mempunyai wewenang mengelola secara otonomi aset yang ada. Sehingga Unair mempunyai hak untuk memberikan beasiswa hingga 25 persen dari golongan kurang mampu. Salah satunya melalui program Proasih Unair.
"Awalnya mahasiswa KKN Unair hanya menyumbangkan pemikiran dan ilmu kepada anak asuh panti di PAYM Bojonegoro. Kemudian tergugah untuk membuat program Proasih bersama PAYM," ujar Ni Nyoman.
Program Proasih sendiri, terang Prof Ni Nyoman, merupakan program sinergitas yang digagas Unair sebagai wadah mahasiswa untuk pengabdian masyarakat. "Ke depan Unair masih akan memberikan kesempatan bidik misi jalur mandiri dengan pendanaan dari Unair sendiri," imbuhnya.
Dia berharap, program Proasih Unair ini dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk peduli Unair pada pendidikan anak asuh. Hal tersebut bertujuan agar masyarakat yang bermasalah secara ekonomi, khususnya para anak asuh, tidak lagi merasa minder dan tidak mampu. (lyn/tap)
*) Foto dokumen PAYM Bojonegoro

































.md.jpg)






