Wakil Bupati Kukuhkan Pengurus FKUB Wilayah III Bojonegoro
Senin, 26 November 2018 16:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Bojonegoro - Wakil Bupati Bojonegoro Drs H Budi Irawanto MPd, pada Senin (26/11/2018) pagi, hadiri pengukuhan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Wilayah III Bojonegoro, yang meliputi Kecamatan Malo, Ngasem, Gayam, Padaangan, Kasiman dan Kedewan, di Pendapa Kecamatan Padangan.
Dalam acara tersebut yang diselenggarakan oleh FKUB Kabupaten Bojonegoro ini dihadiri oleh Jajaran Muspika Kecamatan Padangan serta para tokoh agama.
Setelah acara pelantikan, akan digelar seminar dan dialog kebangsaan dengan tema "Membangun Sinergi untuk Bojonegoro yang Sejahtera."
Ketua FKUB wilayah Kerja III, H Musdar MPd dalam sambuatannya menyampaikan bahwa dengan pelantikan ini bisa membawa dan menjaga kerukunan antar beragama di wilayah Bojonegoro.
“Kami berharap mendapat dukungan dari semua pihak agar dalam menjalankan program kerja dapat maksimal. Sehingga kerukunan antat umat beragama di Kabupaten Bojonegoro bisa tetap terjaga.” tutur H Musdar MPd.

Ketua FKUB Kabupaten Bojonegoro, KH Alamul Huda menyampaikan bahwa dengan pelantikan pengurus FKUB tersebut bisa membawa kerukunan antar umat beragama di Bojonegoro. FKUB mendapat dukungan dari pemerintah daerah, sehingga harus kerja-keras dalam menjaga kesatuan dan persatuan di Bojonegoro.
Menurut KH Alamur Huda, sda tanggungjawab besar bagi FKUB sendiri, karena tidak hanya menjaga kedamaian, namun juga harus bisa menciptakan masyarakat yang cerdas, aman dan berkeadilan.
“Sudah ada tugas besar yang menanti ke depan, karena kita memiliki peran besar bagi kebersamaan dan keberagaman di Bojonegoro dan Indonesia. Bojonegoro menjadi percontohan di Jawa Timur dalam menjaga kerukunan dan keberagaman.” katanya.
Wakil Bupati Bojonegoro Drs Budi Irawanto MPd dalam sambutannya menyampaikan bahaw dengan adanya FKUB, bisa mebawa dan menularkan semangat persatuan dan kesatuan dengan selalu menjaga kerukunan antar umat beragama.
“Dengan kerukunan antar umat beragama yang terjaga, bisa membawa kedamaian di Bojonegoro dan juga Indonesia.” kata Wakil Bupati.
Selain itu, lanjut Wakil Bupati, tahun 2019 nanti adalah tahun politik, di mana akan ada pesta demokrasi yaitu pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Pemilihan DPRD kabupaten atau kota, DPRD provinsi, DPR RI dan DPD. Selain itu kita juga akan melaksanakan pilkades serentak, yang mana hal itu akan rawan sekali dengan konflik.
“Perlu kerjasama dari semua pihak termasuk dari FKUB untuk menjaga kondusifitas dalam pemilu nanti, sehingga tercipta pemilu yang aman dan damai.” tutur Wakil Bupati. (red/imm)












































.md.jpg)






