368 Kepala Sekolah Baru Dibekali Mental Memimpin
Senin, 09 November 2015 17:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro terus memberikan arahan dan pembekalan kepada 368 kepala sekolah baru. Mereka terdiri 310 kepala sekolah SD, 34 kepala sekolah SMP, 16 kepala sekolah SMA, dan 8 kepala sekolah SMK.
Kepala sekolah yang baru diangkat itu diberi arahan tentang tugas-tugas barunya sebagai pemimpin sekolah. Sebelumnya, mereka itu adalah guru biasa. Sehingga ketika diangkat menjadi kepala sekolah, mereka harus bisa menyesuaikan diri.
"Pada 31 Oktober lalu, Dinas Pendidikan sudah mengumpulkan seluruh kepala sekolah yang baru menjabat itu. Diharapkan bisa menyesuaikan diri di sekolah yang baru. Misalnya, dulu biasa diperintah, sekarang harus memberi perintah," ujar Kabid Ketenagakerjaan Dinas Pendidikan Bojonegoro Muhammad Kuzaini kepada beritabojonegoro.com, Senin (09/11).
Selain membekali kepala sekolah baru, Dinas Pendidikan juga memberi arahan kepada para kepala sekolah yang dilorot menjadi guru biasa. Jumlah mereka saat ini 161 mantan kepala sekolah SD, 11 mantan kepala sekolah SMP, dan 2 mantan kepala sekolah SMA.
“Para mantan kepala sekolah itu diberi arahan untuk segera melaksanakan tugas baru. Ada beban psikologis, ketika dari kepala sekolah menjadi guru biasa. Ya, ini kebalikan dari kepala sekolah baru. Mantan kasek itu, kemarin biasa memerintah, sekarang harus terima perintah,” tandasnya sambil tersenyum.
Kuzaini menjelaskan, jabatan kepala sekolah itu sebenarnya tugas tambahan dari seorang guru yang ditunjuk sebagai kepala sekolah. Kalau sudah selesai, para kepala sekolah itu janganlah risau. Karena sesuai Permendiknas No. 28 Tahun 2010, jabatan kepala sekolah itu hanya berlaku selama 4 tahun. “Setelah itu yang bersangkutan tidak bisa menjabat lagi,” ucapnya. (mol/tap)

































.md.jpg)






