Banyak PNS Tak Sungguh-Sungguh Ikuti Peringatan Hari Korpri dan Hari Guru
Senin, 30 November 2015 09:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota – Para guru dan pegawai negeri sipil (PNS) mengikuti jalannya upacara Hari Korpri dan Hari Guru yang diadakan di Alun-Alun Bojonegoro hari ini, Senin (30/11) mulai pukul 08.00 WIB. Peringatan upacara Hari Korpri dan Hari Guru ini dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro, Suyoto.
Dari pantauan BeritaBojonegoro.com, atau biasa disapa BBC, jalannya upacara itu berlangsung lancar. Namun, ada pemandangan yang tidak mengenakkan. Sebab, ada puluhan PNS dan guru tampak tidak mengikuti upacara itu dengan sungguh-sungguh. Mereka bergerombol dan duduk-duduk di barisan belakang. Alasannya, mereka takut kepanasan dan kecapekan. Padahal, ini adalah peringatan hari Korpri dan Hari Guru yang merupakan korps mereka.
Salah satu guru yang mengikuti upacara, Sukijan, asal Kepohbaru, mengungkapkan, ia memang mengaku memilih berada di barisan belakang. Ia juga mengaku tidak sanggup berdiri mengikuti jalannya upacara sampai selesai. Sebab, ia mengaku kepanasa dan kecapekan sehingga khawatir jatuh pingsan.
“Mungkin karena belum sarapan. Akibatnya, mengikuti upacara sebentar langsung sudah merasa capek dan kepala pusing,” keluhanya.
Namun, tidak semua peserta upacara Hari Korpri dan Hari Guru kurang bersemangat. Gigih, anggota TNI, yang mengikuti jalannya upacara, mengatakan, sudah selayaknya sebagai pegawai negeri sipil harus bersungguh-sungguh mengikuti jalannya peringatan Hari Korpri. Sebab, kata dia, peringatan ini hanya sekali setahun dan maknanya penting buat pegawai.
“Kita juga harus menghargai orang lain yang tetap ikut dalam barisan upacara. Mereka juga sama kepanasan dan kecapekan, tetapi tetap kuat menahan,” ujarnya. (mol/kik)

































.md.jpg)






