BEM / DEMA Se-Jatim Gelar Diskusi Migas di Bojonegoro
Rabu, 02 Desember 2015 17:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Kota - Ratusan mahasiswa dari beberapa daerah di Jawa Timur menggelar rapat konsolidasi di Universitas Bojonegoro (Unigoro) siang hari ini, Rabu (2/12). Rencananya acara akan berlangsung hingga Sabtu (5/ 12) mendatang. Pada acara ini juga digelar diskusi tentang geliat industri Migas. Hadir sebagai pemateri Kepala SKK Migas Jabamanusa, Ali Masyhar, Ahmad Wahid Syaiful Huda dari Bojonegoro Institute, dan Voni dari BKKBN Jawa Timur.
Adapun tema yang dibahas pada diskusi itu adalah 'Peran Mahasiswa Dalam Menyikapi Adanya Industrialisasi Migas di Bojonegoro dan Jawa Timur yang Berbasis Kependudukan. Presiden BEM Unigoro Alif Holifatul Zena, mengatakan bahwa acara itu sebagai sikap proaktif mahasiswa terhadap berjalannya industrialisasi migas di Bojonegoro.
"Adanya industri migas di Bojonegoro harus memberi kontribusi positif bagi masyarakat luas. Dalam hal ini sudah menjadi tugas mahasiswa untuk mengawalnya. Terutama dari segi transparansi dan kebijakan yang meliputinya," papar mahasiswi berjilbab itu.
Pada BeritaBojonegoro.com (BBC), dia menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang membantu terselenggaranya acara itu. Selain diskusi tentang peran mahasiswa pada geliat industrialisasi migas, tambahnya, di hari yang sama juga diselenggarakan forum tentang anggaran dan kebijakan publik yang akan dihadiri oleh perwakilan dari Fitra dan Komisi A DPRD Bojonegoro. Mahasiswa yang hadir berasal dari kampus di Jember, Lumajang, Pasuruan, Madura, Gresik, Sidoarjo, Malang, Kediri dan Mojokerto.
Sementara Kepala SKK Migas Jabamanusa, Ali Mahsyar, menyambut baik terselenggaranya acara tersebut. Menurutnya hal ini dapat menjadi sarana berbagi pada para mhasiswa tentang berjalannya insustrialisasi Migas, khususnya di blok Jabamanusa. "Kami sangat mendukung acara seperti ini. Selain sebagai wadah silaturahim, juga bisa dijadikan sarana untuk belajar. Para mahasiswa harus selalu belajar dan kritis terhadap hal penting di sekitar mereka," paparnya ketika ditemui BBC. (rul/moha)

































.md.jpg)






