Polisi Silaturrahmi dan Proaktif
Masyarakat Balen Tanggapi Radikalisme Hingga Keselamatan Lalu Lintas
Kamis, 03 Desember 2015 10:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Balen - Dalam acara Polisi Silaturrahmi dan Proaktif (Positif) yang ke 14 di Kecamatan Balen, Kapolres Bojonegoro dan rombongan disambut hangat oleh masyarakat setempat, Kapolsek Balen, AKP Rasito dan Muspika Kecamatan Balen, Rabu kemarin (2/12).
Acara bertajuk silaturrahim dengan membangun dialog bersama, antara kepolisian dengan masyarakat dari tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda tersebut berjalan lancar dan ramai dengan tanggapan-tanggapan dari masyarakat. Tak disangka acara sederhana tersebut mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat.
Berikut ini beberapa pertanyaan masyarakat dan jawaban Kapolres yang dirangkum BBC dalam kunjungan Kapolres ke 14 tersebut.
Muh Lazim, Dai Kamtibmas Kecamatan Balen.
Bagaimana jika untuk mngantisipasi penyebaran paham radikalisme di masyarakat, Polres mengadakan sosialisasi pada momen Hari Besar Islam (HBI)?
Jawaban :
Usulan sangat bagus. Kalaupun tanpa menunggu HBI pun, kita bisa lakukan sosialisasi. Pada saat salat Jum'at, panitia salat jum'at dan masyarakat berkenan memberikan waktu untuk bhabinkamtibmas berbicara melaporkan situasi keamanan desa setempat sebelum melaksanakan salat jum'at.
Saiful Anam, Pemuda Kecamatan Balen
Bagaimana jika terjadi kecelakaan tunggal, apakah bisa diselesaikan tanpa harus melewati polisi?
Jawaban :
Kecelakaan yang terjadi di jalan, harus ditangani dan dilaporkan ke satuan lalu lintas. Selain untuk menjaga ketertiban masyarakat, hal tersebut juga sebagai salah satu upaya untuk meminimalisir kecelakaan. Selain itu, kecelakaan yang tidak dilaporkan, tidak bisa mengurus Jasa Raharja.
Sugih, Desa Mulyoagung
Di desa kami, sebelumnya tidak ada Polisi pengaman atau bhabinkamtibmas. Setelah kami meminta ke Polsek dan diberi, ternyata bhabinkamtibmasnya Polisi wanita (polwan). Karena geografis dan kondisi sosial budaya yang menyebabkan adanya keterbatasan ruang gerak, bisa tidak diganti jangan Polwan?
Jawaban :
Bisa dikoordinasikan dengan Kapolsek setempat. Namun, sebenarnya Polisi wanita pun tidak menjadi masalah. Karena polisi tetap harus menjalankan tugas dengan profesional, baik pria maupun wanita.
Nadif, Kepala Desa
Acara Positif ini sangat bagus. Kapolres mau turun langsung ke masyarakat untuk mendengar keluhan masyarakat. Namun, bagaimana cara merepresentasikan "Positif" ini ke masyarakat, ketika masyarakat masih takut berkomunikasi dengan Polisi?
Jawaban :
Salah satunya kegiatan ini menjadi upaya kepolisian berbaur dengan masyarakat. Selain itu, bisa juga perintahkan bhabinkamtibmas setempat untuk terus hadir mengikuti acara dan kegiatan di masyarakat. Kalau ada masyarakat yang kemalangan ya dibantu, kalau ada masyarakat punya hajatan ya didatangi. Sehingga begitu masyarakat akan terbiasa dengan kehadiran polisi.
Toyib, Tokoh agama Desa Kenep
Masalah mercon, bagaimana kebijakan kepolisian dengan adanya mercon yang mengganggu ketertiban masyarakat? Sudah dilarang belum para penjual itu. Kemudian soal obat merk X yang tidak boleh dijual bebas di toko, tapi dijual di Apotek. Bagaimana bisa seperti itu?
Jawaban :
Untuk petasan atau mercon kategori tertentu sudah dilarang penjualannya. Namun untuk kembang api tidak dilarang. Fungsikan bhabinkamtubmas untuk meminimalisir dampak-dampak negatifnya. Kemudian untuk obat merk X, merupakan obat keras yang mengandung unsur adiktif berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Sehingga perlu ada pengawasan lembaga resmi apoteker.
Ridwan, Kepala Desa Kedungbondo
Saya sangat gembira dengan kelonggaran yang diberikan oleh Kapolres kepada anak-anak kami yang bersekolah dengan mengendarai sepeda motor. Karena kasihan anak-anak jika harus kecapekan untuk belajar.
Jawaban :
Kalau mau, polisi bisa menilang anak-anak tersebut. Tetapi untuk apa, bisa-bisa mereka tidak sekolah lagi. Kelonggaran ada, hanya saja orangtua juga harus memahamkan anak tentang pentingnya mematuhi rambu-rambu dan tata cara keselamatan berkendara.
Rusbianto, Desa Lengkong
Bagaimana penambangan pasir mekanik yang dilarang? Operasi yang dilakukan selain bermanfaat juga menghambat pembangunan karena pasir mahal.
Jawaban :
Resiko dari setiap perbuatan memang ada. Dan Kapolres tetap konsekuen, tegas meminimalisir penambangan mekanik dengan cara sedot pasir yang jelas-jelas merusak dan illegal. Mari memandang sesuatu permasalahan untuk jangka waktu yang panjang. Karena lingkungan harus dilindungi untuk keberlangsungan hidup anak cucu kita.
Mugiharto, Kepala Desa Balenrejo
Selama ini, arus lalu lintas di Balenrejo sering tejadi kemacetan. Saya sudah lakukan pendekatan ke dinas perhubungan (dishub) tentang Balenrejo yang terdapat arus lalu lintas jalan dan KA, yang juga menjadi jalur mobilitas keluar desa dan kecamatan oleh masyarakat umum. Kami meminta ada pembicaraan serius tentang mobilisasi arus lalu lintas desa Balenrejo agar lebih aman dan tertib.
Jawaban :
Terima kasih bapak. Tentang pengadaan lampu merah sudah benar menjadi kewenangan dishub tetapi kita akan upayakan membantu pembicaraan ke arah sana dan akan kita kawal hingga rampung.
Dari berbagai rangkuman tanggapan diatas, ternyata dipetik kesimpulan. Masyarakat membutuhkan terbangunnya kedekatan untuk membangun komunikasi dengan aparat. Dalam hal ini, Kapolres Bojonegoro. Harapan masyarakat secara umum, masyarakat menghendaki acara Positif bisa terus dilaksanakan dan tidak berhenti meski pimpinannya berubah. (lyn/kik)

































.md.jpg)






