Pembinaan Guru PAUD
Pendekatan Saintifik Lebih Ditekankan dalam Mendidik Anak Usia Dini
Selasa, 08 Desember 2015 19:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Keilmuan dan keterampilan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) harus terus ditingkatkan. Maksudnya agar para guru dalam mendidik anak-anak usia PAUD mampu menyampaikan materi ajar dengan mudah dan terarah. Salah satunya dengan pendekatan saintifik.
Pendekatan saintifik adalah proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif membangun kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Melalui tahapan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengomunikasikan.
Pendekatan saintifik tidak diartikan sebagai belajar sain, tetapi menggunakan proses saintis dalam kegiatan belajar.
Pandangan itu mengemuka dalam acara Pembinaan Gugus PAUD Kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro, di Hotel Aston, Jalan MH Thamrin, Kota Bojonegoro, Selasa (08/12).
Dalam kegiatan yang mengusung tema, “Implementasi Pendekatan Saintifik Pada Kurikulum 2013 PAUD” ini diikuti sedikitnya 600 guru PAUD. Penyelenggara pembinaan tersebut Forum Pusat Kegiatan Guru (FPKG) dan Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro.
Ketua FPKG Sriani Arisari, mengatakan, forum pusat kegiatan guru ini bengkelnya para guru. Sehingga sudah sepatutnya terus mengadakan pelatihan kepada para guru. Khusus terkait pendekatan saintifik, pembelajaran ini berpusat kepada anak.
“Bagaimana mendidik dan mengarahkan anak-anak usia PAUD mampu mengamati, tanya, mengasosiasi, menalar dan komunikasi. Pada intinya anak diarahkan untuk mandiri,” ujarnya.
Sementara, Kepala Bidang PNFI Drs Muhlisin MSi, menjelaskan, dalam kegiatan pembinaan ini diharapkan guru mampu memberikan pembelajaran sesuai Kurikulum 13 dan mengaplikasikan ke anak didik.
"Sehingga anak didik bisa mandiri melakukan aktivitas sendiri, tanpa harus didampingi orang tua,” ucapnya.
Perlu diketahui, beberapa literatur menyebutkan bahwa pembelajaran saintifik kepada anak usia dini sangatlah penting untuk perkembangan anak. Para peneliti menganjurkan pembelajaran saintifik mulai dikenalkan sebelum anak memasuki sekolah, atau bahkan anak sejak lahir.
Hal itu penting untuk membantu anak memahami dunia, mengumpulkan dan mengolah informasi sebagai kunci dasar anak belajar berpikir saintis. Berpikir saintifik adalah kemampuan berpikir dalam memahami masalah, menganalisa, mencari pemecahannya, dan menghasilkan sesuatu yang inovatif dan kreatif.
PAUD yang proses pembelajarannya miskin dengan proses berpikir saintifik berpengaruh negatif pada perilaku dan capaian prestasi anak. Dampak tersebut bersifat menetap hingga ke tahap pendidikan tinggi. (mol/tap)
*) Foto acara pembinaan guru PAUD di Hotel Aston Bojonegoro

































.md.jpg)






