Dana Program Beasiswa Pemkab Bojonegoro Masih Sisa Rp 152 Juta
Jumat, 11 Desember 2015 18:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Hingga jelang akhir tahun ini anggaran program beasiswa jalur umum dan bidik misi yang disediakan Pemkab Bojonegoro belum terserap 100 persen. Masih ada sisa dana program beasiswa sebesar Rp 152 juta. Karena itu bagi mahasiswa yang berminat, masih ada kesempatan untuk mengajukan diri mendapatkan beasiswa tersebut.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekkab Bojonegoro Lasujono, melalui stafnya Muhammad Fadholi, menyatakan, anggaran yang disediakan untuk kedua program beasiswa tersebut pada APBD 2015 sebesar Rp 742 Juta. Lalu ada tambahan anggaran pada APBD perubahan sebesar Rp 1,024 miliar.
"Bagi para mahasiswa berprestasi yang berminat, silakan mengajukan diri. Persyaratannya cukup fotocopy KTP, Kartu Keluarga, dan yang penting Indeks Prestasi minimal 3,00. Untuk beasiswa jalur umum, masing-masing mahasiswa dapat Rp 2 juta, sementara bidik misi Rp 12 juta," ujar Fadholi, Jumat (11/12).
Dia menyebutkan, khusus program beasiswa bidik misi, sudah menjadi kebijakan Bupati Bojonegoro Suyoto memberikan kesempatan kepada mahasiswa berprestasi di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berdasarkan MoU yang ditandatangani beberapa waktu lalu.
"Dari data yang ada, beasiswa jalur umum sudah diberikan kepada 446 mahasiwa, lalu untuk beasiswa bidik misi diberikan kepada 11 mahasiswa," jelasnya.
Fadholi, mengungkapkan, sejak digulirkan pada 2010 silam, tercatat sudah ribuan mahasiswa dari Bojonegoro yang mengajukan diri mendapatkan beasiswa dijenjang perkuliahan. Tetapi mereka harus melalui verifikasi dulu, apakah layak atau tidak diberikan beasiswa.
Untuk mendapatkan beasiswa di jalur umum, tim dari Bagian Kesra harus melakukan survei lingkungan. Meskipun yang bersangkutan mengantongi Surat Keterangan Miskin dari desa. “Memang bisa jadi yang mengajukan itu rumahnya bagus, tetapi orang tuanya banyak hutang. Itu pasti kita berikan," lanjutnya.
Disinggung mengenai perlunya program beasiswa diumumkan terbuka melalui website resmi Pemkab Bojonegoro, Fadloli menyatakan, saat ini belum bisa dilihat di website. Sebab, pihaknya memang belum menyiapkan itu. Mungkin nanti ke depannya bisa diumumkan lewat website resmi Pemkab.
“Selama ini bagi mahasiswa yang berminat bisa langsung datang ke kantor Bagian Kesra Sekkab Bojonegoro jika hendak melihatnya,” pungkasnya. (mol/tap)
*) Ilustrasi dari pendidikan.id

































.md.jpg)






