Dinas Pendidikan Sosialisasikan DAK Pendidikan 2016 Rp 2 Juta Persiswa
Rabu, 16 Desember 2015 17:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota-Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Bidang SMP-SMA menggelar sosialisi terkait Dana Bagi Hasil (DBH) Migas yang diperuntukkan untuk pelajar SMA/SMK melalui Dana Alokasi Khusus tahun 2016 yang naik menjadi Rp 2 juta persiswa. Acara digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Sekolah Model Terpadu Bojonegoro, Jl. A Yani Sukowati-Bojonegoro.
Kepala Bidang SMP SMA Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro mengatakan pihaknya perlu bahkan harus menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat luas agar tidak terjadi kesalahpahaman dan bisa tepat penggunaannya.
Sekitar 200 orang meliputi Camat, Kepala Desa, Kepala Sekolah SMA/ SMK sederajat serta pengawas dan UPTD Pendidikan di semua Kecamatan hadir memenuhi undangan Dinas Pendidikan tersebut.
“Kami mengundang Camat, Kepala Desa. Kami sosialisasikan tentang DAK pendidikan tahun 2016 nanti yang ada kenaikan,” kata Joko.
Puji Widodo menerangkan, tahun 2016 nanti dari DAK pendidikan dari DBH Migas akan naik menjadi Rp 2 juta. Sementara untuk tahun ini DAK pendidikan tersebut sebesar Rp500 ribu persiswa yang dicairkan selama dua kali dalam satu tahun, yaitu masing-masing Rp 250 ribu tiap semester.
Dana pendidikan Rp500 ribu tersebut diperuntukkan untuk siswa asal Bojonegoro yang diberikan melalui rekening Alokasi Dana Desa untuk yang di desa dan rekening hibah Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) untuk kelurahan.
Untuk yang kelurahan, Puji menambahkan, saat ini memang belum menerima. “Tapi tidak ada masalah kok. Masih dalam proses, belum selesai,” katanya.
Saat ditanya mengenai mekanisme DAK pendidikan untuk tahun 2016 itu, Puji memastikan tidak ada perubahan.
“Mekanismenya sama. Yakni diberikan melalui rekening Alokasi Dana Desa (ADD) dan rekening hibah BKM untuk yang kelurahan,” terangnya. (mol/moha)

































.md.jpg)






