Jurnalis se-Jatim Deklarasikan Serikat Pekerja Lintas Media
Minggu, 20 Desember 2015 17:00 WIBOleh Mujamil E. Wahyudi
Oleh Mujamil E Wahyudi
Kota – Puluhan jurnalis dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) se-Jawa Timur mendeklarasikan berdirinya serikat pekerja lintas media di Bojonegoro hari ini, Minggu (20/12). Mereka mengajak jurnalis di Jawa Timur bergabung dalam serikat pekerja untuk melindungi hak-haknya dalam hubungan industrial.
Sebelumnya AJI Bojonegoro bersama AJI Indonesia menggelar workshop advokasi pekerja media selama dua hari yaitu Sabtu-Minggu (19-20 Desember 2015) di Hotel Aston Bojonegoro. Workshop ini diikuti oleh 30 peserta terdiri dari perwakilan AJI Bojonegoro, AJI Surabaya, AJI Kediri, AJI Jember, dan AJI Semarang.
Kemudian, hasil dari workshop itu menyepakati berdirinya serikat pekerja lintas media di Jawa Timur. Terpilih sebagai ketua yakni Rudi Hartono, redaktur Harian Surya, Sekretaris Rima dari Kompas TV, dan Iksan Fauzi dari Harian Surya. Selanjutnya, para peserta workshop turun ke jalan menyampaikan aspirasi dan sekaligus menyosialisasikan berdirinya serikat pekerja di Alun-Alun Bojonegoro di depan Pemkab Bojonegoro.
Menurut Ketua Serikat Pekerja Lintas Media Jawa Timur, Rudi Hartono, kasus perselisihan hubungan ketenagakerjaan dalam industri media akhir-akhir ini terus meningkat. Terakhir, kata dia, puluhan pekerja Bloomberg TV di Jakarta diberhentikan sepihak. Kemudian, 11 pekerja Harian Semarang juga dipecat sepihak oleh manajemen. Padahal, sudah ada putusan dari Mahkamah Agung untuk membayar pesangon pekerja Harian Semarang itu, namun pihak perusahaan memilih menutup Harian Semarang.
“Serikat pekerja lintas media ini terbuka untuk jurnalis maupun pekerja media di Jawa Timur. Hadirnya serikat pekerja ini untuk melindungi dan memperjuangkan hak-hak pekerja media sebagaimana diatur dalam undang-undang,” tandas Rudi Hartono yang juga redaktur Harian Surya tersebut. (yud/kik)

































.md.jpg)






