Liburan Panjang Akhir Tahun
Asyiknya Berlibur dan Belajar di Museum Angkut Batu
Senin, 28 Desember 2015 09:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Kota – Liburan sekolah memang waktu yang pas untuk mengunjungi objek wisata alam, wisata sejarah, atau wisata pengetahuan. Salah satu pilihan objek wisata sejarah dan pengetahun yang menarik untuk dikunjungi yaitu Museum Angkut di Kota Batu, Jawa Timur.
Minggu (27/12) kemarin keluarga besar SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro mengunjungi Museum Angkut di Kota Apel itu. Museum Angkut ini memajang ratusan koleksi moda angkutan sejak zaman Kolonial Belanda hingga kemerdekaan. Selain itu, juga memajang koleksi ratusan kendaraan kuno dari berbagai belahan dunia.
Memasuki ruangan pertama Museum Angkut pengunjung akan dimanjakan dengan ratusan koleksi mobil-mobil kuno. Salah satunya yang menarik yaitu mobil yang pernah dipakai oleh Proklamator Kemerdekaan RI, Soekarno, yaitu mobil Chrysler Windsor Deluxe. Mobil yang dipakai Soekarno itu tercatat keluaran tahun 1952 dan mempunyai kapasitas 4100 cc. Mobil berwarna putih dan dipasangi bendera kecil di depannya itu tampak masih terawat rapi. Mobil itu masih bisa digunakan hingga sekarang. Kemudian disamping mobil itu tampak dipajang helicopter yang pernah dipakai oleh Soekarno.
Di ruangan itu juga dipajang deretan mobil-mobil kuno yang sangat menawan. Mobil keluaran tahun 1950-an hingga 1970-an itu tampak terawat rapi. Ada pula kendaraan sepeda motor kuno yang dipajang di sisi pojok ruangan itu. Tampak pengunjung yang berjubel itu secara bergantian berfoto dengan latar belakang mobil-mobil kuno dan sepeda motor kuno tersebut.
Kemudian masuk ke ruangan kedua di lantai dua tampak dipajang angkutan pedati kuno, becak kuno, dan juga sepeda pancal kuno. Yang menarik, sepeda pancal kuno itu seratus persen berbahan besi dengan bentuk-bentuk yang unik dan sangat berbeda dengan bentuk sepeda pancal zaman sekarang. Pengunjung banyak yang tertarik dengan sepeda pancal kuno itu. Ada pula dipajang replika perahu kuno yang pernah ada sejak zaman Majapahit hingga zaman kemerdekaan. Di ruangan itu juga diputarkan film tentang sejarah pesawat terbang.
Memasuki ruangan selanjutnya pengunjung akan diajak memasuki suasana di kawasan Pecinan dan Kota Tua Jakarta. Pengunjung seperti benar-benar memasuki kawasan pecinan dan Jakarta tempo dulu itu. Ada pula kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa yang memajang berbagai angkutan seperti mobil kuno dan angkutan kuno lainnya. Pengunjung seperti diajak memasuki geladak kapal-kapal.
Selanjutnya, pengunjung memasuki kawasan Kota Gangster, kawasan Broadway yang terkenal dengan industri musik dan seninya itu. Suasana yang dibangun di kawasan itu seperti benar-benar memasuki kawasan Broadway tahun 1970-an.
Memasuki ruangan selanjutnya, pengunjung akan dimanjakan dengan menikmati suasana kota-kota di Eropa seperti Kota London, Paris, Buckingham. Pengunjung serasa seperti memasuki kawasan perkotaan legendaris di Eropa itu dengan berbagai kesenian dan kebudayan yang ada. Kemudian, pengunjung diajak memasuki kawasan Hollywood dan Las Vegas. Hollywood yang dikenal sebagai kawasan industri film itu memajang berbagai artis dan film kuno hingga film terbaru.
Menurut Ervina, salah satu pengunjung di Museum Angkut, ia mengaku sangat terkesan dengan berbagai koleksi angkutan sejak zaman Belanda hingga kemerdekaan itu. Ia juga mengaku mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman baru ketika mengunjungi museum ini.
“Pengalaman yang sangat mengesankan bisa mengunjungi Museum Angkut ini. Banyak pengetahuan baru yang kita dapatkan,” ujar karyawan SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro itu.
Sementara itu menurut Liya Yuliana, guru SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro, koleksi angkutan kuno yang dipajang di Museum Angkut ini sangat lengkap. Ia mengaku mendapatkan pembelajaran dan pengalaman baru.
“Kita jadi tahu kendaraan seperti sepeda ontel, sepeda motor, mobil, hingga perahu dan pesawat terbang sejak dari dulu hingga sekarang,” ujarnya. (lyn/kik)

































.md.jpg)






