Seminar Menyambut MEA Diadakan di Lemcadika
Sabtu, 02 Januari 2016 19:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Kota - Per 1 Januari 2016, Indonesia memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Berbagai upaya dilakukan untuk menyambut bursa persaingan ekonomi di kawasan Asia Tenggara. Termasuk seminar yang diadakan Asean Economic Community (AEC) di gedung Lemcadika, Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (02/01) siang.
Acara yang digelar santai tersebut bertemakan, "Peningkatan Budaya Kerja Pemuda Bojonegoro dalam Menghadapi MEA". Hadir sebagai narasumber adalah Purwanto, peneliti Joint Reseach ITS, Ardhian Prabowo, seorang Sarjana, dan Suluh Wahyu, Founder Ilhami Education dan Training Center Malang.
"Kami sangat senang mengikuti acara ini. Sangat memotivasi kami agar meningkatkan budaya kerja pada era MEA ini," ujar salah satu peserta, Wisam Mahdi.
Pemuda asal Desa Padang Mentoyo, Kecamatan Kapas, itu mengatakan bahwa pengetahuan tentang bagaimana menghadapi MEA sangat dibutuhkan masyarakat Bojonegoro. Khususnya kalangan pemuda. MEA merupakan salah satu tantangan bagi para pemuda.
"Apalagi yang berjiwa wirausaha. Ini kesempatan agar dapat memasarkan produk mereka ke luar negeri," tandasnya ketika dihubungi BBC. (rul/tap)
*) Foto pemateri di seminar MEA lemcadika

































.md.jpg)






