Tingkatkan Kapasitas Kelembagaan, PDKB Bojonegoro Lakukan Studi Pembelajaran ke Kediri
Senin, 18 Mei 2026 14:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmen berkelanjutannya dalam memperkuat pemberdayaan serta kapasitas para penyandang disabilitas di wilayahnya, yang salah satunya diwujudkan melalui dukungan penuh terhadap agenda silaturahmi dan studi pembelajaran Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB) ke Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Kediri (PDKK), Minggu (17/05/2026) kemarin.
Organisasi yang kini telah menginjak usia 13 tahun sejak didirikan pada 13 Maret 2014 ini dinilai konsisten menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah, khususnya dalam memacu pengembangan potensi sosial serta kebudayaan kaum disabilitas di Kabupaten Bojonegoro.
Ketua PDKB, Sanawi, mengungkapkan bahwa kunjungan kerja sekaligus jalinan silaturahmi ke PDKK ini merupakan bagian dari langkah taktis organisasi untuk terus menimba ilmu sekaligus memperkokoh kapasitas kelembagaan agar semakin adaptif menghadapi perkembangan zaman.
“Hubungan antara PDKB dan PDKK layaknya kakak dan adik yang saling mendukung demi kemajuan lembaga di daerah masing-masing,” ujarnya.
Melalui momentum berharga tersebut, Sanawi menjelaskan bahwa PDKB terus mengasah formulasi strategi dan meningkatkan mutu internal organisasi demi menjaga reputasi dan kepercayaan yang telah diberikan oleh pihak pemerintah maupun masyarakat luas. Langkah transformatif ini diharapkan sanggup melahirkan para anggota yang cerdas, tangguh, serta memiliki kompetensi tinggi untuk bersaing di level daerah, regional, hingga kancah nasional.
Di samping itu, pihaknya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Sosial atas segala sokongan yang diberikan, sehingga seluruh rangkaian program studi banding ini dapat terlaksana dengan aman dan tanpa kendala.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Sosial yang telah mendukung penuh suksesnya kegiatan ini karena tidak mudah mengelola lembaga selama 13 tahun dan terus bersinergi dan kolaborasi,” terangnya.
Sanawi juga menyematkan ucapan terima kasih kepada jajaran pengurus beserta seluruh anggota PDKB yang sudah mengorbankan waktu untuk belajar dan saling bertukar pengalaman dalam kegiatan tersebut. Ia menaruh harapan besar agar pemikiran dan wawasan baru yang didapatkan mampu mendatangkan keberkahan serta kegunaan nyata sebagai modal utama dalam meningkatkan kualitas pengabdian kepada publik.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sendiri berharap kolaborasi dan kemitraan erat bersama organisasi penyandang disabilitas ini dapat senantiasa dirawat dan ditingkatkan demi mewujudkan tatanan masyarakat yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing tinggi guna menyongsong capaian daerah yang bahagia, makmur, serta membanggakan.






































