Permudah Layanan Literasi, Dispusip Bojonegoro Luncurkan Program Tanya Pustakawan
Selasa, 19 Mei 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro meluncurkan inovasi terbaru untuk mempermudah akses layanan bagi masyarakat luas tanpa harus datang langsung ke gedung perpustakaan. Inovasi yang diberi nama Tanya Pustakawan ini mengintegrasikan fitur aplikasi WhatsApp agar pemustaka bisa mendapatkan informasi secara lebih cepat, mudah, dan responsif.
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan era digital sekaligus upaya mendekatkan berbagai layanan literasi kepada warga. Melalui sistem baru ini, masyarakat dapat berkonsultasi mengenai referensi, mencari ketersediaan buku, menanyakan informasi keanggotaan, hingga menyampaikan kritik serta saran secara daring.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro, Erick Firdaus, menjelaskan bahwa program ini hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan kepraktisan di tengah kesibukan harian.
"Kami memahami bahwa di era digital ini, masyarakat membutuhkan kecepatan dan kepraktisan. Melalui layanan 'Tanya Pustakawan', masyarakat tidak perlu lagi meluangkan waktu datang langsung hanya untuk sekadar bertanya. Cukup dari gawai masing-masing, pustakawan kami siap membantu dan melayani," ujar Erick Firdaus, Selesai (19/05/2026).
Mekanisme untuk memanfaatkan layanan digital ini juga dirancang sangat sederhana agar bisa diakses oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari kalangan pelajar, akademisi, hingga masyarakat umum. Pengguna hanya perlu memanfaatkan pemindaian kode unik yang telah disediakan oleh pihak dinas terkait pada media sosialisasi mereka.
"Caranya sangat mudah. Pemustaka cukup memindai (scan) QR Code yang tertera pada poster resmi kami, kemudian klik fitur layanan WhatsApp Pustakawan, dan langsung sampaikan pertanyaan yang diinginkan. Pustakawan kami akan langsung merespons," jelasnya.
Melalui slogan Mudah, Cepat, dan Responsif, pihak dinas berkomitmen untuk terus menjadi solusi utama dalam memenuhi kebutuhan informasi sekaligus mendorong peningkatan minat baca di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Di samping mengenalkan program digital tersebut, instansi ini juga mengingatkan masyarakat mengenai agenda kegiatan literasi lain yang sedang berlangsung dalam waktu dekat.
"Untuk agenda yang sedang berjalan ada Lomba Bertutur sedang tahap pendaftaran sampai 31 Mei ini," imbuhnya.
Kehadiran inovasi berbasis aplikasi pesan instan ini diharapkan mampu mendongkrak partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas perpustakaan daerah, sekaligus memperluas jangkauan pelayanan publik di sektor literasi.(red/toh)






































