Apresiasi Pelayanan Masyarakat, Pemkab Bojonegoro Kucurkan Insentif RT dan RW Senilai 23 Miliar
Kamis, 09 April 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa telah merealisasikan penyaluran bantuan keuangan khusus yang diperuntukkan bagi insentif para ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga di seluruh wilayah setempat. Dalam tahun anggaran 2026 ini, pemkab menggelontorkan dana total mencapai 23,064 miliar rupiah untuk mendukung operasional para pengurus lingkungan tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 9.610 pengurus lingkungan telah terdaftar sebagai penerima manfaat. Jumlah tersebut mencakup 7.623 ketua RT dan 1.987 ketua RW yang tersebar di 419 desa di Kabupaten Bojonegoro. Proses pendistribusian dana ini dilaksanakan dengan sistem non-tunai demi menjaga akuntabilitas dan transparansi sesuai dengan prosedur administrasi yang telah ditetapkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro.
Mekanisme penyaluran dana dilakukan secara bertahap, yakni dikirimkan dari Rekening Kas Umum Daerah menuju Rekening Kas Desa melalui Bank Jatim. Selanjutnya, setiap ketua RT dan RW akan menerima pembayaran ke rekening pribadi mereka setiap bulan menggunakan sistem Virtual Account Bank BPR Bojonegoro setelah mengantongi rekomendasi dari pihak kecamatan.
Kepala Bidang Ketahanan Masyarakat Desa dan Kelurahan DPMD Bojonegoro, Eva Budiarti, menjelaskan bahwa pemberian insentif ini merupakan wujud penghargaan pemerintah atas dedikasi para pengurus lingkungan sebagai garda terdepan pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan pelayan masyarakat di tingkat yang paling dasar.
"Ini untuk meningkatkan kesejahteraan pelayan masyarakat di tingkat paling bawah. bupati dan ibu Wakil Bupati Bojonegoro berharap dengan adanya insentif ini, para Ketua RT dan RW semakin termotivasi untuk mendorong penguatan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat di lingkungannya masing-masing," ujar Eva Budiarti.
Pihak dinas berharap dengan besarnya dukungan anggaran tersebut, koordinasi antara pemerintah kabupaten dan perangkat lingkungan di tingkat desa dapat berjalan semakin solid. Sinergi yang kuat ini dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan pembangunan desa yang berkelanjutan di masa mendatang.
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir































.md.jpg)






