SMK Taruna Balen
Donor Darah Untuk Menumbuhkan Jiwa Sosial Siswa
Minggu, 17 Januari 2016 23:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Balen - Selain menggelar jalan sehat dan Open House Life Skill dalam peringatan 40 tahun Yayasan Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin (YPPRT) Balen, diadakan pula aksi sosial donor darah, Minggu (17/01). Kegiatan ini sebagai upaya menumbuhkan jiwa sosial bagi guru dan para siswa.
(baca juga: Pamerkan Hasil Karya Siswa Melalui Open House Life Skill)
Dalam acara ini turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro Hanafi dan Ketua DPRD Bojonegoro Mitroatin.
Menariknya, akibat saking banyaknya siswa dan guru yang mendonorkan darah, petugas PMI Cabang Bojonegoro sampai kehabisan kantong darah.
''Ini tadi masih banyak siswa dan guru yang ingin mendonorkan darah, tapi kantong darahnya kehabisan,'' ujar Budi Utomo, salah seorang guru SMK Taruna Balen.
Menurutnya, acara seperti ini bagus untuk menumbuhkan jiwa sosial, saling tolong-menolong kepada sesama. Karena setetes darah sangatlah berarti bagi yang membutuhkan. ''Selain bisa menyehatkan tubuh, mendonorkan darah pastinya akan membantu orang lain yang membutuhkan darah,'' ungkapnya.
Dia menambahkan, acara donor darah kerap diadakan di lembaga tempatnya mengajar. Setiap ada acara besar, tidak pernah ketinggalan mengundang PMI untuk acara donor darah.
''Setahun bisa 4 sampai 5 kali diadakan. Nah, mungkin karena peserta yang hadir sangat banyak, dari siswa, alumni, dan guru, sehingga sampai kehabisan kantong darah,'' imbuhnya sembari tertawa.
Erlitakusniawati, salah seorang staf SMK Taruna, mengaku, dirinya tidak sempat ikut mendonor karena kehabisan kantong darah. Padahal dia sudah berniat kuat ikut donor darah. Meski tidak jadi donor dia mengaku senang dengan kegiatan tersebut.
''Saya sudah semangat banget, tapi habis kantongnya. Mungkin karena banyak yang hadir tidak seperti biasanya,'' ungkapnya. (pin/tap)

































.md.jpg)






