Warga Tepi Bengawan Solo Diminta Waspadai Banjir
Kamis, 28 Januari 2016 18:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Kota - Tingginya curah hujan belakangan ini harus jadi peringatan bagi warga yang tinggal di tepi Bengawan Solo. Sebab, intensitas hujan yang cenderung meninggi kemungkinan besar dapat berakibat banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bojonegoro Andik Sujarwo, mengatakan, hujan lebat yang terus turun pada satu pekan ini menyebabkan meningkatnya debit air Sungai Bengawan Solo. Jika kondisi hujan lebat ini terus berlanjut, sewaktu-waktu banjir kiriman bakal merendam wilayah Bojonegoro.
"Karena itu masyarakat tepi Bengawan Solo perlu melakukan antisipasi terhadap ancaman banjir tersebut. Misalnya, masyarakat mulai menyiapkan tempat mengungsikan barang perabot di rumah masing-masing," himbaunya melalui beritabojonegoro.com, Kamis (28/01).
Dalam kesempatan itu, Andik Sujarwo juga menjelaskan kondisi terakhir permukaan air Bengawan Solo. Mengutip informasi dari UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Bengawan Solo (PSAWS), menyebutkan, tinggi muka air (TMA) Bengawan Solo per 28 Januari 2016, pukul 12.00 WIB, di papan duga Karangnongko menunjukkan angka 22,86 mdpl, papan duga Bendung Gerak 10,80 mdpl, dan papan duga TBS (Kota Bojonegoro) menunjukkan angka 8,51 mdpl.
"Angka-angka tersebut memang masih pada status di bawah siaga. Namun tingginya curah hujan rentan membuat angka tersebut terus mengalami peningkatan," jelas Andik Sujarwo.
Secara terpisah, Kapolsek Trucuk Ajun Komisaris Sareng juga menyampaikan himbauan kepada warganya yang tinggal di sepanjang tepi Bengawan Solo, khususnya wilayah Desa Banjarsari dan Desa Sranak, Kecamatan Trucuk. Warga di dua desa tersebut diminta melakukan langkah antisipasi banjir sejak dini.
"Kita tidak tahu kapan datangnya banjir, namun kita bisa melakukan langkah antisipatif dimulai dari sekarang," ujar AKP Sareng saat dihubungi beritabojonegoro.com.
Dia juga meminta kepada masyarakat di wilayah terdampak banjir untuk terus melakukan pemantauan tinggi muka air Bengawan Solo. "Mungkin antisipasi itu bisa dengan mengamankan barang-barangnya sejak sekarang," ungkap Kapolsek.
Sementara, prakiraan cuaca di Kabupaten Bojonegoro tertanggal 28 Januari, hari ini, menyebutkan, hingga pukul 07.00 WIB Jumat (29/1) besok, hujan lebat disertai angin berkecepatan 35 kilo meter per jam arah barat laut masih akan mengguyur wilayah Bojonegoro. (lyn/tap)






































