Ingin Tahu Persoalan, Mahasiswa Attanwir Sebar Angket
Rabu, 19 Agustus 2015 12:00 WIBOleh Mujamil E. Wahyudi
Oleh Mujamil E Wahyudi
Sumberejo – Sejumlah mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Attanwir Bojonegoro yang mengadakan praktek pengalaman lapangan (PPL) di Madrasah Aliyah Darussalam, Desa Deru, Kecamatan Sumberejo, melakukan penyebaran angket sebagai alat analisis proses pembelajaran di beberapa kelas.
Penyebaran angket ini dimaksudkan untuk menganalisis permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh para siswa di sekolah itu. Hasil dari pengumpulan angket ini kemudian akan dikaji dan dipelajari oleh mahasiswa sehingga dapat menemukan metode pembalajaran yang efektif dan berkualitas.
Penyebaran angket ini dilakukan di kelas 12 A. Sebab, berdasarkan laporan dari beberapa guru kelas ini banyak siswa yang kurang disiplin dalam belajar. Saat diberikan angket, sebanyak 50 siswa di kelas ini tampak antusias dan serius dalam mengisi angket tersebut.
Menurut Koordinator PPL, Nihayatus Sholihah, tujuan penyebaran angket untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi siswa sekaligus berupaya mencari solusi yang paling efektif. “Sebelum diberi arahan atau bimbingan, kita perlu tahu terlebih dahulu permasalahan yang dihadapi siswa. Dengan begitu, kita tahu layanan apa yang paling tepat untuk para siswa ini,” ujarnya pada BBC, sebutan BeritaBojonegoro.com, Rabu (19/08).
Sementara itu menurut Hasan Bisri, mahasiswa yang mengikuti PPL, menambahkan, pada dasarnya pemberian layanan atau bimbingan ini mampu memberikan perubahan yang signifikan kepada siswa-siswa yang kurang disiplin.
“Namun dalam proses bimbingan ini membutuhkan waktu yang agak lama. Tidak secepat yang kita bayangkan. Ibaratnya tidak semudah membalik telapak tangan,” ujarnya. (yud/kik)

































.md.jpg)






