Kemarau Panjang, Picu Peningkatan ISPA
Rabu, 19 Agustus 2015 17:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh : Mulyanto
Bojonegoro - Musim kemarau panjang menjadi salah satu pemicu peningkatan penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut). Karena itu, masyarakat harus selalu menjaga kesehatan dan stamina tubuh dengan baik agar tidak terserang penyakit ini.
Kepada BBC, sebutan BeritaBojonegoro.com, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Bojonegoro, Suharto, mengatakan bahwa penyakit ISPA seperti pilek, flu, batuk, dan demam mengalami peningkatan saat musim kemarau.
Catatan terakhir di Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Juli 2015, menunjukkan penderita ISPA memasuki angka 71.968 orang.
"Angka tersebut naik sebesar 14,67% dibanding musim kemarau tahun lalu," terang Suharto.
Suharto melanjutkan keterangannya bahwa penyakit ISPA sangat mudah menular. Biasanya, jika ada satu penderita ISPA dalam satu rumah, tidak lama kemudian semua penghuni akan tertular penyakit ini.
Untuk kemarau ini, Dinas Kesehatan Bojonegoro menghimbau masyarakat agar pandai-pandai menjaga stamina dan meningkatkan konsumsi makan-makanan yang berprotein dan berkarbohidrat, serta memperbanyak buah buahan dan sayur . hal itu penting diperhatikan oleh masyarakat agar tidak mudah terkena ISPA. [mol/moha]






































