Musda IX PD Muhammadiyah Bojonegoro
Kang Yoto : Muhammadiyah Wajib Mengerti Politik
Minggu, 21 Februari 2016 11:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Kota - Pembukaan Musyawarah Daerah ke 9 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bojonegoro yang bertempat di Aula At-Taqwa Jl. Teuku Umar Nomor 48 dibuka oleh Bupati Bojonegoro Drs. H Suyoto M.Si, Minggu (21/02), pukul 09.30 WIB.
Musda kali ini mengambil tema ''Meneguhkan Gerakan Pencerahan Menuju Bojonegoro Berkemajuan''. Hadir sejumlah tamu undangan dari Pengurus Muhammadiyah dari setiap Kecamatan, PC NU Bojonegoro, MUI Bojonegoro, serta perwakilan dari PW Muhammadiyah Jawa timur, dan PD Muhammadiyah Tuban, Lamongan dan Gresik.
Dalam sambutanya, Suyoto menerangkan, arti dari kemajuan adalah spirit untuk tumbuh berkembang lebih baik secara terus menerus. “Kemajuan adalah jika bangsa bisa menyelesaikan masalahnya sendiri, tanpa meminta bantuan bangsa lain dan memiliki keunggulan yang laku,'' terang Kang Yoto.
Kang Yoto melanjutkan kemajuan adalah kemampuan yang bukan hanya simbol. Oleh karena itu orang Muhammadiyah harus menunjukkan seperti apa kemajuan dalam berbangsa dan bernegara itu.
''Orang Muhammadiyah jangan hanya memikirkan menjadi masyarakat madani, saat ini harus berpikir bagaimana mengelola sebuah bangsa dan negara,' terus Kang Yoto.'
Lebih lanjut, orang Muhammadiyah harus dan wajib mengerti politik utuk menyalurkan aspirasinya demi mewujudkan bojonegoro berkemajuan. Untuk menuju kemajuan tersebut maka warga bojonegoro harus tercerahkan terlebih dahulu.
Musda akan berjalan sehari. Setelah pembukaan usai akan langsung dilanjutkan dengan Pleno 1, yaitu laporan pertanggung jawaban pengurus sebelumnya hingga pleno 4 pemilihan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bojonegoro yang baru.(ping/moha)











































.md.jpg)






