Kuatkan Sikap Beragama dan Nasionalisme, PC IPNU Bojonegoro Gelar Kenduri SCC
Minggu, 21 Februari 2016 12:00 WIBOleh M. Nur Khozin
Oleh M. Nur Khozin
Kota-Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdkatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Bojonegoro menggelar kenduri SCC (Student Crisis Center) sebagai peringatan Harlah NU ke 90 dan IPNU ke 62, kemarin, Sabtu (20/02) di kantor PC NU Bojonegoro, Jalan A. Yani.
Kenduri SCC ini diselenggarakan sebagai bentuk pendalaman pemahaman tentang keterlibatan NU dalam mendirikan dan menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Serta yang lebih penting lagi adalah menguatkan sikap dalam menjalani kehidupan beragama di tengah perbedaan dan keberagaman.
Ketua Panitia Kenduri SCC, Samsul Arifin, memberikan keterangan kepada beritabojonegoro.com (BBC), acara ini penting dilakukan terutama bagi generasi muda yang masih sedang mengenyam pendidikan tingkatan pelajar atau mahasiswa. Tujuannya yakni untuk memberikan pemahaman dan langkah prevantif dari faham-faham yang bisa memecahbelah NKRI. Sekitar 250 peserta hadir meramaikan acara ini.
“Di sini kita belajar tentang perbedaan itu wajar. Perbedaan yang tidak boleh adalah yang berujung pada perpecahan,” kata Samsul.
Salah satu narasumber, dari Kodim 0813 Bojonegoro, Harsono, mengatakan bahwa di Bojonegoro dengan adanya aliran Gafatar, umat Islam harus lebih berhati-hati dan jangan sampai menyalah artikan makna jihad.
"Islam adalah rohmat allamin yang penuh kasih sayang untuk sesama manusia dan pemeluk agama, saling toleran agama, karena agama dan nasionalisme adalah saling menguatkan," kata Harsono.
Ketua PC IPNU Bojonegoro, M. Masluhan, mengatakan PC IPNU menggelar acara Kenduri SSC demi pengkaderan yang dimulai dari pelajar usia 13 tahun sampai 24 tahun. “Ini demi terciptanya kader yang senantiasa menjaga keutuhan NKRI," kata Masluhan.
Diakhir acara dibagikan buku berjudul NU Bojonegoro dalam Lintas Agama karya PC NU Bojonegoro.(zin/moha)











































.md.jpg)






