Seminar Literasi Ikatan Guru Indonesia (IGI)
Di Luar Negeri, Siswa Diwajibkan Baca Buku
Minggu, 21 Februari 2016 14:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Ikatan Guru Indonesia (IGI) menggelar seminar literasi untuk para guru Bojonegoro di Aula SMP Negeri 1 Bojonegoro. Seminar diikuti oleh 150 guru meliputi guru SD, SMP, SMA dan SMK.
Dengan diadakannya seminar literasi ini, adalah agar para guru bisa membiasakan dan memotivasi siswa agar mau membaca dan menulis. Gerakan Literasi sekolah dikembangkan bedasarkan Permendikbud No 23 tahun 2015, tentang penumbuhan budi bekerti.
Ketua Dewan Pembina IGI Pusat, Mohammad Ihsan, mengatakan bahwa di negara lain siswa diwajibkan membaca buku tertentu, namun di indonesia hal itu tidak ada dan bahkan masih sedikit siswa yang mau membaca buku,
"Siswa indonesia masih jarang membaca dan menulis buku, sehingga kami memberikan pengarahan kepada guru, agar mempelopori selalu membaca buku ke siswa," kata Mohamad Ihsan.
Sementara itu, ketua cabang IGI kabupaten Bojonegoro Ufar Ismail mengatakan, kegiatan IGI ini berfokus meningkatkan mutu guru.
"IGI adalah salah satu organisasi profesi dari nasional seperti PGRI, di bojonegoro. Banyaknya guru yang ada, sehingga perlu ditingkatkan SDMnya. karena itu diperlukan banyak pihak yang ikut membantu, dan itulah titik tolak lahirnya IGI di Bojonegoro,” kata Ufar lagi.
Masih Ufar yang bicara, dia berharap ke depan para guru yang berada di Bojonegoro bisa bergabung menjadi anggota IGI dan aktif di setiap kegiatan IGI. (mol/moha)











































.md.jpg)






