30 Guru RA Ikuti Lokakarya Pendidikan Holistik Berbasis Karakter
Rabu, 24 Februari 2016 21:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Kota - Sekitar 30 guru dari Roudhotul Athfal (RA), setingkat taman kanak-kanak (TK), menghadiri lokakarya pendidikan holistik berbasis karakter. Acara tersebut merupakan kerjasama antara Exxonmobil Cepu Limited (EMCL) dan Indonesia Herritage Foundation (IHF). Menurut rencana, lokakarya akan berlangsung dua hari yakni mulai hari ini, Rabu (24/02) sampai Kamis besok (25/02).
Hadir sebagai salah satu pengisi acara, Ketua Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) Bojonegoro, Machfudhoh Suyoto. Selain itu juga perwakilan dari EMCL bidang sosial dan ekonomi, Beta Wicaksono. Pantauan beritabojonegoro.com (BBC), para peserta cukup antusias mengikuti jalannya acara.
"Pendidikan anak-anak, selain di sekolah, juga harus diawasi dari rumah. Orang tua berperan penting dalam tumbuh kembang anak," tegas istri dari orang nomor satu di Bojonegoro, Suyoto, itu di ruang pertemuan Pusat Belajar Guru (PBG).
Perempuan berjilbab itu menambahkan bahwa penanaman karakter pada anak sejak dini sangatlah penting. Untuk itu, lanjut dia, selain pada murid guru-guru Raudhatul Athfal juga harus memberi pengertian pada orang tua murid. Para peserta yang rata-rata dari kalangan Ibu-ibu itu tampak manggut-manggut menyimak topik materi yang disajikan.
Di lain tempat hadir pula Ketua Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Bojonegoro, Ummu Hani. (rul/moha)











































.md.jpg)






