Makam di Desa Ngulanan Tergenang Air
Rabu, 02 Maret 2016 11:00 WIBOleh Betty Aulia
Oleh Betty Aulia
Dander - Musim penghujan kali ini membawa banyak dampak bagi masyarakat. Selain banjir, musim hujan juga dapat merusak fasilitas umum. Salah satunya adalah lahan pemakaman.Seperti tampak di lahan pemakaman di Desa Ngulanan, Kecamatan Dander. Pemakaman umun di desa itu tergenang air setinggi kira-kira 45 cm.
Menurut informasi dari warga setempat, Mukinah (50), makam desa tersebut tergenang air sudah sejak seminggu terakhir. Namun warga setempat mengaku sudah terbiasa dengan hal ini karena sudah terjadi dari waktu ke waktu setiap kali musim hujan. Untung saja ada tempat pemakaman lain yang bisa digunakan kalau misalnya terjadi genangan di makam tersebut.
"Halah, sudah biasa. Kalau ada yang meninggal kita memakamkanya di pemakaman yang satunya," terang Mukinah, Rabu (02/03).
Kepada beritabojonegoro.com (BBC), Mukinah menambahkan bahwa belum ada penanganan khusus untuk menanggulangi makam yang tergenang air tersebut. Dia berharap agar makam yang tergenang air itu segera mendapat perhatian dari pemerintah setempat.
"Kami harap segera ditangani supaya kalau ada yang meninggal bisa dimakamkan di sana. Kita kan tidak tahu kapan orang meninggal. Kan bisa sewaktu-waktu," pungkas Mukinah. (ety/moha)












































.md.jpg)






