Porseni Tingkat SD-SLTA Digelar April Mendatang
Kamis, 03 Maret 2016 18:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Kota - Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat kabupaten untuk pelajar SD hingga SLTA bakal kembali digelar pada April mendatang. Untuk itu, sebelum Porseni Kabupaten Bojonegoro ke-III berlangsung, Kamis (03/03) siang ini, Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan setempat menggelar teknikal meeting. Acara teknikal meeting diadakan di aula Dinas Pendidikan Bojonegoro, Jalan Patimura, sekitar pukul 11.00 WIB.
Kasi Diklat Pemuda dan Seni Sekolah Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Bojonegoro Suyanto, mengatakan, teknikal meeting kali ini untuk cabang lomba Porseni dibidang seni. Sedangkan untuk bidang olahraga masih belum dipastikan waktunya.
"Kami sengaja melakukan teknikal meeting lebih awal di bulan Maret ini, agar setiap sekolah memiliki persiapan yang cukup untuk mengikuti Porseni mendatang," ujarnya kepada beritabojonegoro.com, Kamis (03/03).
Menurut Suyanto, Porseni sendiri bertujuan untuk membina para pelajar agar terbiasa menghadapi kompetisi. Selain itu, bisa juga digunakan pemerintah daerah mengetahui kualitas para pelajar dalam bidang olahraga dan seni.
"Porseni bisa digunakan sebagai parameter kualitas, juga pembinaan olahraga dan seni di daerah. Selanjutnya sebagai ajang seleksi untuk persiapan menghadapi kompetisi ditingkat lebih tinggi, seperti provinsi atau nasional," jelasnya.
Lebih lanjut, dikatakan, dalam teknikal meeting kali ini diikuti perwakilan SD sampai SLTA se-Kabupaten Bojonegoro sebanyak 160 sekolah, perwakilan dari 28 UPT untuk SD, 57 SLTP dan 131 SLTA. Untuk pendaftaran telah dibuka mulai 3 Maret ini hingga 11 April nanti. "Opening akan dilakukan tanggal 14 April nanti," tandasnya.
Suyanto berharap, melalui Porseni pelajar mampu menumbuhkan jiwa yang kuat, menambah kesehatan jasmani dan rohani, serta kecerdasan sosial melalui berkesenian dan berolahraga.
"Pendidikan saat ini tidak hanya fokus pada kemampuan akademik siswa, tapi juga kemampuan non akademik. Semua itu harus dimiliki siswa agar kecerdasan menjadi seimbang," pungkasnya. (pin/tap)











































.md.jpg)






