Toko Buku Ini Punya Cara Sendiri Kurangi Penggunaan Kantong Plastik
Kamis, 10 Maret 2016 18:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Kota - Salah satu toko buku di Jl. Panglima Sudirman Bojonegoro mempunyai cara tersendiri untuk mengurangi penggunaan kantong plastik. Saat ini sampah plastik memang sedang dikampanyekan oleh Pemerintah agar volume penggunaannya tidak terus bertambah, sebab kesulitannya untuk terurai.
Melalui surat edaran dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) nomor S.1230/PSLB3-PS/2016 tertanggal 17 Februari 2016 lalu tentang Harga dan Mekanisme Penerapan Kantong Plastik Berbayar, Pemerintah telah melakukan uji coba di 22 kota seluruh Indonesia mengenai kantong plastik berbayar sejak tanggal (21/03).
Memang Bojonegoro bukan termasuk salah satu kota itu, namun meski demikian ada beberapa minimarket yang memiliki jaringan secara nasional telah menerapkan himbauan dari KLHK tersebut dengan memberlakukan harga Rp. 200 untuk setiap kantong. Salah satunya adalah toko buku di Jalan Panglima Sudirman itu.
Nampak dari pantauan beritabojonegoro (BBC) di lokasi, toko buku itu memiliki cara tesendiri untuk mengurangi penggunaan kantong plastik. Mulai dari memasang poster himbauan tentang penggunaan kantong plastik, dan tulisan berisi edukasi mengenai sampah plastik yang di pajang di meja kasir.
Salah satu karyawan toko buku itu, Rofin (26) mengungkapkan, meskipun kebijakan plastik berbayar tidak diterapkan langsung di Bojonegoro, namun manajemen toko memiliki kepedulian untuk turut mengurangi dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya diet kantong plastik.
"Kami baru merencanakan untuk menerapkan kantong plastik berbayar seperti himbauan pemerintah. Sementara untuk saat ini, yang kami lakukan adalah memberikan sampul gratis jika pembelian di atas Rp15 ribu, sebagai pengganti kantong plastik," ujarnya kepada BBC, Selasa (08/03) lalu.
Rofin Berharap, untuk kedepannya semakin banyak masyarakat yang peduli dengan sampah plastik agar lingkungan tetap terjaga. "Kalau masyarakat sadar akan pentingnya menjaga lingkungan, maka penggunaan kantong plastik akan berkurang dengan sendirinya," pungkasnya.
Hingga saat ini, sebatas pantauan BBC di lapangan, toko-toko lokal di Bojonegoro memang belum menerapkan kebijakan itu.(ping/moha)











































.md.jpg)






