Ada Satu Sekolah di Ring 1 Blok Cepu Butuh Perhatian
Sabtu, 19 Maret 2016 14:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Gayam - Tinggal di wilayah Ring 1 Proyek Migas Banyuurip Blok Cepu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, tidak serta merta membuat kehidupan lebih terjamin. Masih banyak rumah warga atau fasilitas umum yang kondisinya memprihatinkan. Salah satunya fasilitas pendidikan di desa tersebut. Ada satu sekolah yang bangunannya kurang layak dan butuh perhatian.
Satu sekolahan itu MTs Bahrul Ulum yang berada di Desa/Kecamatan Gayam. Sekolah tingkat pertama berjarak 50 meter sebelah selatan Pasar Desa Gayam itu dari luar tampak seperti sekolah di pedesaan umumnya. Pemandangan kurang sedap baru nampak ketika mengamati kondisi ruang kelas.
Dari 7 ruang kelas yang ada, semuanya tampak kurang layak. Pantauan beritabojonegoro.com (BBC), ubin lantainya banyak yang mengelupas, bagian dinding juga banyak berlubang. Kondisi demikian itu sungguh meresahkan Kepala MTs Bahrul Ulum Dimyati.
"Yang paling parah ruangan untuk kelas tiga. Ini kalau hujan juga masih bocor," ujar Dimyati ketika ditemui BBC, beberapa waktu lalu.
Dia menambahkan, beberapa upaya telah dilakukan untuk memperbaiki kondisi sekolahnya. Termasuk mengajukan bantuan ke perusahaan, instansi, dan mencari donatur. Hanya saja upaya yang telah dilakukan selama 1 tahun itu belum juga membuahkan hasil.
Dimyati menyayangkan, sekolah yang masuk wilayah ring 1 proyek migas Banyuurip itu kondisinya masih memprihatinkan. Padahal dana sosial yang beredar di wilayah itu, terutama dari sektor Migas, terbilang cukup besar.
Dia menyebutkan, sebelumnya juga pernah mendapat bantuan dari salah satu perusahaan migas, tetapi itu terjadi pada 12 tahun lalu. Dia berharap, paling tidak sekolahnya mendapat perhatian, terutama untuk membangun ruang kelas yang kondisinya kurang layak. "Terakhir, 12 tahun lalu diperbaiki. Akhirnya kondisinya ya seperti ini, butuh renovasi lagi," papar Dimyati. (rul/tap)











































.md.jpg)






