Dinas Pendidikan Siapkan Diklat 1.000 Guru Kompetensi Rendah
Kamis, 31 Maret 2016 14:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Usai melaksanakan pendidikan dan latihan (diklat) bagi 90 guru sekolah dasar (SD) yang tidak lolos Ujian Kompetensi Guru (UKG) di Sekolah Model Terpadu (SMT) pada 22-29 Maret lalu, kini Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro bersiap mengadakan diklat yang sama kepada 1.000 guru. Nantinya diklat bagi guru tak lolos UKG ini dilaksanakan selama 5 hari bersama Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur.
"Tahun ini Pemkab Bojonegoro menjadwalkan diklat bagi guru dengan nilai UKG rendah sebanyak 5 tahap. Setiap tahap ada sekitar 200 peserta," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Hanafi di ruang kerjanya, Kamis (31/03).
Hanafi menjelaskan, setelah menjalani diklat tersebut harapannya nilai kompetensi guru bersangkutan dapat meningkat. Sehingga pada UKG selanjutnya nilainya bisa lebih bagus. "Kami optismis nilai UKG selanjutnya bakal lebih bagus," ungkapnya.
Namun, pihaknya tetap tidak memungkiri masih ada beberapa guru yang nilainya di bawah standar. Permasalahannya banyak guru di Bojonegoro yang masih gagap teknologi (gaptek), sehingga bisa jadi saat UKG mereka bingung dan salah pencet. "Untuk kemampuan mengajar sebenarnya sudah bagus, hanya saja kurang belajar tentang teknologi saat ini," tandas Hanafi. (mol/tap)






























.md.jpg)






