Ujian Nasional
Data Sementara, Ada 17 Siswa Tidak Mengikuti Ujian Nasional
Senin, 04 April 2016 18:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro meminta setiap sub rayon dan sekolah segera melaporkan siswa yang tidak mengikuti Ujian Nasional pada hari pertama, Senin (04/04). Data sementara yang diterima Dinas Pendidikan tercatat 17 siswa tidak mengikuti ujian. Padahal mereka terdaftar dalam Data Nominsi Tetap (DNT) peserta Ujian Nasional 2016.
"Data ini kemungkinan masih bertambah, sampai pihak sekolah melaporkan data dan LJK ke Dinas Pendidikan," ujar Kepala Bidang SMP, SMA dan SMK Dinas Pendidikan Bojonegoro Puji Widodo kepada beritabojonegoro.com di kantornya, Senin (04/04) siang.
Ketujuh belas siswa itu berasal dari SMA PGRI Padangan 4 siswa, SMK Pelita Harapan Padangan 1 siswa, SMKN Kasiman 1 siswa, SMKN Kepohbaru 1 siswa, dan SMKM 7 Kepohbaru 1 siswa. Selanjutnya, SMA Bahrul Ulum Kepohbaru 1 siswa, SMA Wachid Hasyim Kepohbaru 1 siswa, SMKN Purwosari 1 siswa, dan SMKN Sekar 1 siswa. Berikutnya, SMA Islam Klepek 1 siswa, SMA PGRI Ngasem 1 siswa, SMA IT Nglingi 1 siswa, SMKN 1 Baureno 1 siswa, dan SMK Darul Ulum 1 siswa.
Puji menambahkan, ketujuh belas peserta ini tidak ikut ujian karena bermacam kendala. Dulu sebelum DNT dilaporkan ke pusat, siswa tercatat masih aktif. Namun saat dimulainya Ujian Nasional mereka menemui masalah, ada yang kena musibah, kerja, atau menikah.
"Ketujuh belas siswa tersebut, karena mengundurkan diri, maka mereka tidak bisa ikut ujian susulan. Peserta yang bisa ikut ujian susulan hanya siswa yang sakit," ujarnya. (mol/tap)











































.md.jpg)






