PGRI Bojonegoro Berharap TPP Cair Sebelum Lebaran
Kamis, 26 Mei 2016 11:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Kota - Belum cairnya tunjangan profesi guru pendidik (TPP) juga dikhawatirkan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bojonegoro. Organisasi tersebut berharap TPP bisa cair sebelum Lebaran.
Ketua PGRI Bojonegoro Ali Fatikin menjelaskan belum cairnya TPP hingga kini tersebut memang bukan karena kesengajaan, namun prosedur yang harus dilakukan memag cukup rumit. Mulai lamanya proses turun petunjuk teknis (juknis) dan proses verifikasi yang lama dan membuat surat keterangan (SK) TPP habis masa berlakunya.
"Verifikasi data penerima TPP tersebut memang tidak mudah. Dalam rentang waktu tiga bulan atau enam bulan pasti banyak perubahan tentang data pegawai. Ada pangkatnya naik, dan mutasi".
Sementara menurut Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan Bojonegoro Kusaini mengatakan total jumlah guru yang menerima TPP sebanyak 4.536 orang. Jumlah tersebut adalah guru yang memiliki SK untuk pencairan TPP. Sedangkan guru yang sudah sertifikasi jumlahnya mencapai 5.514 orang. Jumlah tersebut terdiri dari guru SD, SMP, SMA, dan SMK.
TPP cair setiap tiga bulan sekali. Seharusnya dana tersebut cair sejak akhir Maret lalu, namun karena terlambatnya juknis maka pencairan juga terlambat. Besaran TPP adalah satu kali gaji.
Kusaini menambahkan terlambatnya TPP juga pernah terjadi pada tahun 2007. Namun hanya terlambat dua minggu. TPP ini adalah kewenangan Kemendikbud sehigga diperpanjang atau tidak TPP bagi guru itu semua kewenangan pusat. (mol/kik)
Ilustrasi www.kuambil.com











































.md.jpg)






