54 Guru Ikuti Lokakarya Kepala Bengkel Tingkat SMK
Sabtu, 28 Mei 2016 10:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Kota - Sebanyak 54 guru SMK dari Bojonegoro dan Tuban mengikuti lokakarya kepala bengkel tingkat SMK. Tujuannya adalah untuk membekali guru-guru jenjang SMK dengan kemampuan dalam mengelola bengkel sekolah.
"Diharapkan para peserta dapat mengelola bengkel sekolah berkaitan dengan fungsi manajer yakni perencanaan, penataan, administrasi dan pengamanan," Arif Nuryanto, pengelola PBG.
Pada kesempatan itu penyelenggara PBG bekerjasama dengan Exxonmobil Cepu Limited (EMCL) mendatangkan tutor dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Otomotif dan Elektronika (PPPPTK BOE) Malang.
Berkesempatan hadir sebagai tutor adalah Budi Martono. Tutor tinggal di Bojonegoro selama 3 hari untuk kemudian memberikan sertifikat pada para peserta.
Arif menambahkan pihaknya bersyukur karena para peserta sangat antusias. Dari 55 guru yang diundang, hanya 1 guru dari Tuban yang berhalangan hadir. Dikabarkan karena istri dari guru tersebut sedang dirawat di rumah sakit.
Selain itu juga membekali para peserta dengan tatacara perawatan dan pengawasan. Lokakarya tersebut diadakan di Pusat Belajar Guru (PBG) mulai 27-28 Mei 2016. (rul/kik)











































.md.jpg)






