Ustad Yusuf Mansyur Hadiri Pengajian dan Haflah Pondok Pesantren Al-Rosyid
Sabtu, 28 Mei 2016 07:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Dander - Sekitar 10 ribu jamaah menghadiri acara pengajian di Pondok Pesantren Al-Rosyid Kendal Kecamatan Dander - Bojonegoro. Dalam pengajian umum sekaligus haflah pondok tersebut hadir penceramah Ustad Yusuf Mansyur disertai dengan lima orang ulama ternama dunia, yang diantaranya adalah Imam Masjidil Haram dan seorang Dosen dari bumi Damaskus.
Jum'at (27/05) malam, tidak mempedulikan hujan yang masih gerimis, ribuan jamaah dari berbagai wilayah, baik dari dalam ataupun luar kota Bojonegoro berjubel di sepanjang jalan komplek kampung santri Kendal Bojonegoro. Mereka turut menghadiri acara pengajian dalam rangka menyambut ramadan yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Rosyid Kendal.
Pengasuh Pondok Al-Rosyid Kendal, KH Alamul Huda Mashur menyampaikan kebahagiaannya atas kedatangan Ustad Yusuf Mansyur dan ulama besar dunia. Ia mengatakan bahwa bukan sebuah kebetulan orang-orang mulia itu datang ke Bojonegoro, semua atas kehendak Allah.
"Ssaya harapkan jamaah yang hadir disini, khususya alumni bisa mengambil pelajaran dan ilmu yang bermanfaat dari majelis ini," ungkap KH Alamul Huda, Jum'at (27/05) malam.
Dalam majelis yang juga dihadiri oleh Kapolres dan Forpimda Bojonegoro itu, Syaikh Abdul Rohman Al Aushy, imam masjidil haram Mekah, membuka acara dengan melantunkan doa dan ayat suci al-qur'an. Suara menyejukkan yang ayat al-qur'an yang dilantunkan tersebut disambut khidmad oleh para jamaah. Mereka mengabadikan momen tersebut dengan merekam video hingga suara.
Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan ulama asal arab dan suriah itu, Syaikh Mahmud Sahatah Al Husaini, seorang dosen dari universitas di Damaskus yang juga masih keturunan nabi Muhammad SAW. Ia menyampaikan bahwa pertemuan ini adalah pertemuan para ahli ilmu dan ahli kitab, yang didasari dengan kecintaan kepada Allah dan rasulullah Muhammad SAW.
Sebelum menutup sambutannya, Syaikh Mahmud Sahatah Al Husaini mengajak masyarakat Indonesia, khususnya yang hadir dalam majelis tersebut, berjanji untuk menjaga persaudaraan atas pertemuan tersebut. Secara simbolis ia mengajak seluruh masayikh (ulama) dan Forpimda, dalam kesempatan tersebut Kapolres dan Wakapolres Bojonegoro, untuk secara simbolis mengucap janji dan saling memeluk satu sama lain.
Acara dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah oleh Ustad Yusuf Mansyur. Kurang lebih selama 30 menit, ulama yang tenar dengan keajaiban ilmu sedekah tersebut menyampaikan tausiyah berkenaan dengan ilmu dan ikhlas.
"Jangan ragu-ragu dalam menuntut ilmu dan jangan setengah-setengah. Kalaupun ada kesulitan engkau temui, maka sebutlah Allah, mintalah kepada Allah, maka Allah akan memudahkannya," kata Ustad Yusuf Mansyur.
Salah seorang jamaah, Kholisatun Nifa, alumni Al-Rosyid mengungkapkan kebahagiaannya. "Saya senang dengan majelis seperti ini hati jadi tenang," ujarnya kepada beritabojonegoro.com
Acara berakhir hingga pukul 23.00 WIB dengan penjagaan dan pengamanan ketat dari Kepolisian Resor Bojonegoro, Dinas Perhubungan dan Satpol PP. (lyn)











































.md.jpg)






