Reuni Perak SMA Negeri 1 Sumberrejo
Mengajar Murid Sekarang Lebih Sulit Dibanding Dulu
Jumat, 08 Juli 2016 19:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Sumberrejo - Dalam acara temu kangen, Reuni Perak 25 tahun Angkatan 91 SMA Negeri 1 Sumberrejo, Jumat (08/07), tak hanya alumni yang mengeluarkan unek-unek semasa sekolah dulu, para guru juga turut berbicara. Terutama terkait pengajaran pada anak-anak zaman sekarang.
Puji Widodo, mantan guru SMA Negeri 1 Sumberrejo, yang saat ini menjabat Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Bojonegoro, mengungkapkan keluhannya kepada para mantan muridnya yang kini telah menjadi orangtua.
"Saat pertama kali saya menjadi guru, saya dites oleh murid karena ketika mengajar tidak membawa buku. Kondisi sekarang jauh berbeda dengan yang dulu," ungkapnya disambut tawa mantan murid-muridnya.
Puji melihat, saat ini banyak anak-anak yang lebih suka nongkrong di warung kopi. Tidak hanya anak laki-laki, tetapi juga perempuan. "Mereka nongkrong sampai tengah malam, ketika di sekolah mereka pun mengantuk," keluhnya.
Apalagi, lanjut Puji, Ujian Nasional tidak lagi sebagai penentu kelulusan. Hal ini menyebabkan anak-anak tidak lagi serius untuk belajar. "Karena itu saya mengharapkan anda semua yang telah menjadi orangtua ini untuk mengawasi pergaulan dan keseharian anak-anak anda," pesannya.
Dalam acara reuni ini beberapa alumnus menyampaikan kesan mereka selama bersekolah di Smaness. Salah satu orang sukses dari Alumnus Smaness 91 adalah AKBP Dekananto Eko Purwono. Dia mewakili teman seangkatan untuk mengutarakan kesannya semasa di Smaness.
"Selain saya, tentu banyak teman lain sukses di bidangnya masing-masing. Kami berhasil seperti sekarang ini berkat didikan dari bapak dan ibu sekalian," kata alumni yang saat ini menjabat Wadir Intelkam Polda Bali itu. (ver/tap)











































.md.jpg)






