Gerakan Pramuka Harus Menjadi Jembatan Menuju Indonesia Emas
Minggu, 14 Agustus 2016 13:00 WIBOleh Piping Dian permadi
Oleh Piping Dian permadi
Bojonegoro Kota- Pramuka tak hanya penting bagi pribadi, namun juga untuk kehidupan bersosial, termasuk dalam kelompok keluarga. Kemudian berlanjut saat kita menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan negara. Itu intisari pesan Bupati Bojonegoro Drs Suyoto dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke 55 di alun-alun Kota Bojonegoro, Minggu (14/08/2016) pagi.
Menurut Kang Yoto, untuk mewujudkan masa depan masyarakat yang sejahtera, berkeadilan sosial dan menjaga ketertiban dunia, tidak akan terwujud tanpa ada media penghubung saat ini dan masa depan.
Penghubung atau jembatan itu di antaranya adalah pembangunan ekonomi, peradaban dan budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi, tata sosial yang baik, pengelolaan keuangan yang baik dan beraneka profesi yang tersedia dan mampu berkiprah disegala bidang. Semua itu adalah jembatan untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Nah, Kang Yoto berpesan, pramuka diharapkan bisa menjadi jembatan itu. “Jembatan harus dibangun seluruh anak Indonesia dan Bojonegoro. Mengikrarkan dalam hati bahwa sayalah sang pembangun. Jembatan itu nantinya akan menghadirkan masa depan Indonesia yang baik," ujar Kang Yoto di tengah guyuran hujan saat upacara.
Rangkaian upacara ini diawali dengan tampilan senam simapore dan diakhiri dimeriahkan dengan tampilan senam sehat anti narkoba serta senam derap pramuka
Selain itu kepada seluruh peserta upacara Bupati mengingatkan tentang pentingnya menaruh hormat kepada kaum tua kaum terdahulu yang telah meletakkan pondasi yang baik. “Generasi emas Bojonegoro, generasi muda Bojonegoro harus berani mengambil tanggung jawab menuju Indonesia emas,” kata Kang Yoto.(pin/moha)











































.md.jpg)






