Sekda Buka Rakor Program Prioritas Pembangunan Kesehatan
Kamis, 08 Desember 2016 10:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Bojonegoro Kota - Kepala Puskesmas se-Kabupaten Bojonegoro mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Program Prioritas Pembangunan Kesehatan Kabupaten Bojonegoro di Ruang Creative Lantai 6 Pemkab Bojonegoro, Kamis (8/12/2016). Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Drs Soehadi Moeljono MM ini juga dihadiri oleh direktur RSUD serta kepala SKPD terkait di lingkup Pemkab Bojonegoro.
Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro M Isnaini MKes MSi, dalam laporannya menyampaikan bahwa saat ini permasalahan kesehatan semakin kompleks. Oleh karena itu kebijakan yang diambil harus disesuaikan dengan fakta-fakta yang ada di masyarakat. Sehingga diperlukan penguatan pada sistem kesehatan yang mengarah pada kebijakan kesehatan di tahun 2017.
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mensinergikan kegiatan dalam mendorong semua pihak berperan aktif untuk mempercepat akses pelayanan kesehatan yang setinggi-tingginya. Pencapaian yang diharapkan meliputi penurunan AKI dan AKB, peningkatan mutu pelayanan, akreditasi puskesmas, serta jaminan pelayanan kesehatan.
"Diharapkan program prioritas pembanguan kesehatan tahun 2017 bisa terlaksana dengan baik," ujarnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Drs Soehadi Moeljono MM menyampaikan, rapat koordinasi ini diadakan dalam rangka peningkatan pembangunan kesehatan serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Bojonegoro. Oleh karena itu, diharapan pelaksanaan kebijakan program prioritas pembangunan kesehatan nantinya bisa terwujud di tahun 2017 sesuai target yang diharapkan.
Selain itu, pelaksanaan rakor ini harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan program harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Karena kebijakan yang tidak mengarah pada kebutuhan, tidak akan ada kesinambungan. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan yakni pengaturan manajemen dan tata kelola terhadap pembangunan kesehatan, mulai dari pelayanan dasar sampai pelayanan rujukan. Selain itu juga, peningkatkan mutu pelayanan baik dibidang sarana dan prasarana serta mutu SDM. (her/kik)































.md.jpg)






