Pengentasan Kemiskinan
Para Camat Dikukuhkan Sebagai Bapak-Ibu bagi Masyarakat Miskin dan Anak Putus Sekolah
Jumat, 03 Februari 2017 19:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Bojonegoro Kota - Guna mengurangi angka kemiskinan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah mencanangkan beberapa hal. Upaya ini dibahas dalam Forum Manajemen Review yang diadakan pada Jumat (03/02/2017). Dihadiri oleh Bupati Bojonegoro Drs H Suyoto MSi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Nyoman, dan juga segenap SKPD terkait.
Dalam forum tersebut, Kepala Bappeda Nyoman memaparkan tentang progres data-data kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro by name by addres dan strategi pemecahan masalah yang harus dilakukan oleh SKPD.
"Kami berharap agar program yang dijalankan ke depan bisa berdasarkan problem di wilayah masing-masing," ujarnya.
Selain itu, kata Nyoman, agar camat semakin memahami masalah kewilayahan dan saling bersinergi dengan SKPD. Sehingga sasaran program pembangunan semakin terarah dan dapat mengurangi angka kemiskinan.
Setelah paparan Kepala Bappeda, dilakukan pengukuhan bapak dan ibu camat yang hadir dalam Manajemen Review untuk berkomitmen dalam mengawal program pembangunan dan menjadi bapak dan Ibu bagi masyarakat miskin serta anak putus sekolah. Hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti arahan Bupati Bojonegoro.
"Pertama, pengukuhan aparatur di kecamatan dan pemerintah desa selaku bapak dan ibunya orang miskin serta anak-anak yang belum sekolah di desanya masing-masing," tuturnya.
Kedua, imbuhnya, para SKPD diminta untuk melaporkan pengukuhan tersebut dengan mengirimkan atau memposting foto pengukuhan ke grup WA dan media sosial instansi masing-masing.
"Yang terakhir, bagi bapak ibu camat yang belum dikukuhkan, akan dikukuhkan pada Manajemen Review yang akan datang," pungkasnya.
Sebelumnya, Bupati Bojonegoro Suyoto mengarahkan semua aparatur kecamatan dan pemerintah desa serta jajarannya ikut melakukan pengukuhan. Sehingga semua pihak bisa berkomitmen dan bersinergi dalam pengentasan angka kemiskinan.
"Karena pengentasan atau pengendalian angka kemiskinan tak kan pernah bisa terwujud tanpa sinergi dan kolaborasi semua pihak," kata Bupati. (ver/tap)












































.md.jpg)






