News Ticker
  • TPA Banjarsari Bojonegoro Kembangkan Drum Komposter Guna Tekan Volume Sampah Rumah Tangga
  • Gandeng Akademisi dan Periset, Pemkab Bojonegoro Perkuat Kebijakan Berbasis Data dan Antisipasi Dampak Kemarau
  • Prakiraan Cuaca 11 April 2026 di Bojonegoro
  • 11 April dalam Sejarah
  • Diterjang Angin, Atap Bangunan Gudang Pupuk di Gayam, Bojonegoro Rusak
  • Kalender Jawa Hari Ini, Sabtu 11 April 2026, Detail Weton Sabtu Pon dan Jumlah Neptu 16
  • Pemprov Jatim akan Jemput Bola Pengurusan NIB bagi UMKM Agar Bisa Jual Beli LPG
  • Siswa SD dan SMP di Bojonegoro Kota Kini Masuk Pukul 06.30 WIB
  • ASN Pemkab Bojonegoro Harus Jadi Contoh Hemat BBM di Masyarakat
  • Bupati Bojonegoro Terbitkan SE Efisiensi Anggaran, Ini Isinya
  • Gejala pada Kanker Ginjal yang Sering Diabaikan Pengidap
  • 10 April dalam Sejarah
  • Antisipasi Kecelakaan, Satlantas Polres Bojonegoro Pasang Papan Imbauan di Sejumlah Area Rawan
  • Apresiasi Layanan Masyarakat, Pemkab Bojonegoro Insentif Bagi Ketua RT/RW, Total Anggaran Rp 23,064 Miliar
  • Pentingnya Peran Keluarga dan Lingkungan Pendidikan dalam Memberantas Angka Anak Tidak Sekolah
  • Waspada Penularan Campak pada Anak, Tenaga Medis Ingatkan Risiko Komplikasi Hingga Peradangan Otak
  • Pemkab Bojonegoro Kucurkan Insentif RT dan RW Senilai 23 Miliar
  • Pemprov Jatim Siapkan Langkah Antisipasi Ancaman Kekeringan Ekstrem
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 09 April 2026
  • 09 April dalam Sejarah
  • Kalender Jawa Hari Ini, Kamis 9 April 2026, Detail Weton Kamis Legi dan Jumlah Neptu 13
  • Pertamina Putus Hubungan Usaha Empat Pangkalan LPG Nakal di Bojonegoro
  • Kapolres Bojonegoro Tekankan Strategi Terukur dalam Evaluasi Keamanan Wilayah
  • Cek Tagihan BPJS Kesehatan Kini Semakin Mudah Lewat Berbagai Kanal Digital
Demi Air, Warga Rela Berjalan Jauh dan Antri 6 Jam

Dampak Kekeringan di Bojonegoro

Demi Air, Warga Rela Berjalan Jauh dan Antri 6 Jam

Oleh Ahmad Bukhori dan Khoirul Anam

Sumberrejo - Kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Bojonegoro pada musim kemarau saat ini dirasakan semakin parah. Warga mulai kebingungan memenuhi kebutuhan air bersih. Sementara bantuan air bersih yang dikirim pemerintah kabupaten masih kurang dari cukup. Bahkan belakangan dirasakan bantuan itu kurang merata. Akibatnya, warga desa yang krisis air harus rela berebut membeli air.

Kondisi ini dirasakan warga pada sejumlah desa di Kecamatan Sumberrejo dan Kedungadem. Untuk mendapatkan kebutuhan air, mereka harus mengeluarkan biaya hidup tambahan dengan membeli di sumur atau sumber air milik warga desa tetangga. Bahkan mereka setiap hari rela berjalan jauh dan antri selama 5-6 jam.

Seperti yang diungkapkan Herman Susanto (38), warga Desa Balong Cabe, Kecamatan Sumberrejo. Dia mengatakan, droping air yang dilakukan pemerintah kabupaten di desanya sangat kurang. Bantuan air itu belum bisa menjadi solusi bagi warga saat kemarau panjang seperti ini.

"Makanya, yang kami bisa hanya mengurangi hajat penggunaan air bersih tiap hari. Padahal kebutuhan air tidak hanya untuk manusia saja, hewan peliharaan jugu butuh," ujarnya kepada beritabojonegoro.com, saat ditemui di sela-sela mengantre membeli air di sumber air milik warga Desa Ngampal, Kecamatan Sumberrejo, Selasa (22/09).

Warga lain yang turut antri, Dimyati (35), asal Desa Tlogoagung, menambahkan, bantuan air dari pemerintah itu hanya untuk kebutuhan air minum saja. Itupun kadang masih kurang. "Normal kebutuhan air setiap kepala keluarga itu 6 sampai 8 jerigen kapasitas 30 liter per hari. Air itu untuk keperluan mandi, masak, mencuci, dan minum," tuturnya.

Karena sumur di rumahnya sudah kering, imbuh Dimyati, kini untuk memperoleh air bersih dirinya harus membeli. Selain itu dia juga harus rela menempuh perjalanan cukup jauh. Ditambah pula harus antri di sumur milik Puguh, warga RT 04 RW 01 Desa Ngampal, Kecamatan Sumberrejo. "Banyak warga yang membeli air di sini. Saya harus antri menunggu 5-6 jam," ucapnya.

Situasi yang sama juga terjadi di wilayah Kecamatan Kedungadem. Istianah (40), warga Desa/Kecamatan Kedungadem, mengungkapkan, warga desanya saat ini resah terkait pemenuhan kebutuhan air. Bantuan air dari pemerintah belum bisa memberi rasa aman bagi warga.  

Menurutnya, adanya bantuan air bersih malah merugikan masyarakat karena tidak semua masyarakat bisa menerima air bersih, terutama warga ekonomi menengah ke bawah. Droping air dari pemerintah malah membuat masyarakat konflik, karena bantuan tidak merata.

"Saya harap jika ada bantuan air dari pemerintah harus bisa memberi solusi untuk masyarakat, agar kekeringan seperti saat ini tidak terjadi lagi," ucapnya. (ori/nam/tap)

*) Foto warga berjalan ambil air

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Meriahkan Ulang Tahun ke-30, BPR Bojonegoro Bakal Hadirkan Band Ungu

Meriahkan Ulang Tahun ke-30, BPR Bojonegoro Bakal Hadirkan Band Ungu

Bojonegoro - PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda) melakukan terobosan besar dalam memperingati hari jadinya yang ke-30 dengan berencana menghadirkan ...

1775883331.7949 at start, 1775883332.2004 at end, 0.405513048172 sec elapsed