25 PNS Bojonegoro Terima SK Purna Tugas
Rabu, 08 November 2017 15:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro – Sebanyak 25 pegawai negeri sipil (PNS) resmi pensiun. Mereka menerima SK Purna Tugas dari Pemkab Bojonegoro di ruang Angling Dharma pagi tadi, Rabu (08/11/2017). SK diserahkan oleh Wabub Bojonegoro Setyo Hartono. Kepala Cabang Utama PT Taspen Surabaya dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Kabupaten Bojonegoro Drs Zainudin MM hadir dalam penyerahan SK ini.
Zainuddin mengatakan, selain penyerahan SK acara ini sekaligus silaturrahim antara PNS yang sudah purna dengan yang belum.
“Serta untuk menunjukkan pelayanan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kepada Masyarakat termasuk kepada PNS Purna Tugas,” tambahnya.
Achmad Muhtarom dalam mengepresiasi Bojonegoro yang tepat waktu dalam pembayaran dana pensiun dan hari tua. “Bulan November ini, Pemprov Jawa Timur membuat aplikasi dalam pembayaran pensiun yang pengajuannya lewat internet. Semoga Bojonegoro bisa menjadi leader dalam pelayanan publik. Selain itu, dalam pembayaran pensiun, yang perlu dilakukan selain absen tiap bulan, juga perlu dilakukan update alamat,” katanya.
Wabup Setyo Hartono menyampaikan rasa terimakasih atas kinerja para PNS selama masih aktif. "Jangan sungkan berikan saran dan masukan agar PNS yang masih aktif bisa menjalankan tugas dengan baik, karena Bapak/Ibu sudah memiliki banyak pengalaman,” katanya.
25 PNS yang purna tugas meliputi 1 orang pejabat struktural eselon III yakni Inspektur Pembantu Wilayah II Inspektorat, 1 orang pejabat struktural eselon IV yakni Kasubbid Pengendalian dan Keberatan Badan Pendapatan Daerah, 2 orang Penyuluh Pertanian, 1 orang Perawat UPTD Puskesmas Trucuk, 1 orang Staf Sekretariat DPRD, 3 orang Kepala Sekolah, 15 orang Guru, serta 1 orang penjaga sekolah.
Perwakilan PNS Purna Tugas Drs. Suyitko mengucapkan salam perpisahan dengan penuh haru. Dia mengatakan bahwa apa yang dia lakukan selama ini adalah sepenuhnya pengabdian demi negara. “Saya mewakili teman-teman PNS purna tugas dan atas nama pribadi mohon maaf apabila dalam mengabdi memiliki kesalahan, semoga pengabdian kami bisa menjadi amal baik,” katanya. (inc/moha)












































.md.jpg)






