News Ticker
  • 21 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 21 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Ditinggal Sopir Makan, Truk Parkir di Kalitidu, Bojonegoro Jalan Sendiri Tabrak 2 Motor dan Satu Mobil
  • Jangan Sepelekan Perubahan pada Kaki, Bisa Jadi Tanda Awal Kerusakan Ginjal
  • Truk Boks vs Isuzu Panther di Dander, Bojonegoro, 4 Orang Luka-Luka
  • Momen Harkitnas ke-118 Bojonegoro, Wabup Nurul Azizah Serukan Penguatan Sinergi dan Pelayanan Publik
  • Penguatan Literasi Sejak Dini, Pemkab Bojonegoro Gelar Lomba Bertutur Cerita Lokal untuk Siswa SD dan MI
  • Gubernur Khofifah Dorong Rumah Sakit di Jawa Timur Cepat Beradaptasi dengan Teknologi Kecerdasan Buatan
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Gerakan Pangan Murah di Sugihwaras
  • Karya Literasi Siswa Desa Bawa Kepala SDN Grebegan Kalitidu Raih Penghargaan Nasional
  • Prakiraan Cuaca 20 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 20 Mei dalam Sejarah
  • Tabrakan Supra vs Tiger di Kedungadem, Bojonegoro, Pengendara Supra Meninggal Dunia
  • Peringati Bulan Sura, Pemkab Bojonegoro Fasilitasi Tradisi Ruwatan Murwakala Gratis di Khayangan Api
  • Mengenal Proses Bersin dan Berbagai Faktor Pemicu Refleks Alami Tubuh
  • Dampak Anjloknya Rupiah, Harga Beras hingga Minyak Goreng di Bojonegoro Melejit
  • Belum Teridentifikasi, Mayat Perempuan yang Ditemukan di Hutan Ngasem, Bojonegoro Dimakamkan
  • Permudah Layanan Literasi, Dispusip Bojonegoro Luncurkan Program Tanya Pustakawan
  • Musim Kemarau Ekstrem, Enam Kabupaten di Jatim Siaga Darurat Kekeringan
  • Tinggal Sendirian, Warga Padangan, Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi
  • HMI Cabang Bojonegoro Rumuskan Arah Gerakan Progresif Lewat Konfercab Ke-XXIII
  • Penumpang Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Tembus 9 Ribu Selama Libur Kenaikan Yesus Kristus
  • Prakiraan Cuaca  19 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 19 Mei dalam Sejarah
Bupati Mukomuko Studi Banding di Bojonegoro

Bupati Mukomuko Studi Banding di Bojonegoro

Oleh Muliyanto

Bojonegoro - Bupati Mukomuko, Choirul Huda, Ketua Tim Penggerak PKK Mukomuko, Ani Try Ratnawati pada Rabu (28/2/2018) pagi melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bojonegoro. Rombongan diterima oleh Bupati Bojonegoro Kang Yoto bersama istri Ibu Mahfudhoh Suyoto di ruang pertemuan lantai 7 Gedung Pemkab Bojonegoro.

Selain Bupati Mukomuko beserta ibu turut hadir dalam lawatan di Kabupaten Bojonegoro ini Agus Sumarman selaku Kepala Badan Keuangan Daerah, Juni Hardiansyah Kepala Bidang Pendapatan I Badan Keuangan, Novria Eka Putra Kepala Bidang Pendapatan II, Alex Hendra Kepala Sub Bid Penagihan dan Pengelolaan Data, Singgih Pramono Kepala Sub Bidang Penilaian dan Pengendalian PBB BPHTB dan dua pendamping dari Jajaran Pemerintah Mukomuko Provinsi Bengkulu.


Kunjungan kerja di Bojonegoro ini dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mukomuko guna menunjang pelaksanaan pembangunan berkelanjutan. Langkah terobosan strategis, inovasi dan kreasi melalui berbagai macam studi komparasi ke daerah daerah yang sudah maju dalam pengelolaan pajak daerah dan retribusi daerah serta pengelolaan keuangan daerah. Bojonegoro dinilai Kabupaten Mukomuko adalah daerah yang tepat untuk melakukan studi komparasi.


Bupati Mukomuko Propinsi Bengkulu, Choirul Huda dalam kesempatan ini menyampaikan rasa bahagia karena bisa hadir dan bertemu dengan Bupati Bojonegoro. Kedatangannya adalah untuk menimba ilmu di Kabupaten Bojonegoro. Choirul Huda menjelaskan bahwa dia adalah putra Bojonegoro. Dia lahir di Kauman dan mengenyam pendidikan mulai SD Kauman, SMP dan SMA di Bojonegoro kemudian kuliah di Malang.

Dia sangat bangga karena Bojonegoro dan Kang Yoto adalah satu paket yang tidak dipisahkan. Bojonegoro dan Kang Yoto adalah satu identitas. Choirul Huda menuturkan bahwa sang istri juga asli Bojonegoro kelahiran Kedaton Kapas. Dia menjelaskan penduduk Mukomuko sekitar 180 ribu dengan daerah yang sedemikian luas. Dia menandaskan jika meniru Bojonegoro daerahnya pasti butuh waktu 10 tahunan namun dia berharap dengan kunjungan ini akan membuka wawasan dan pengetahuan.

Sementara itu Bupati Bojonegoro, Kang Yoto menyambut baik kedatangan Bupati Mukomuko yang merupakan putra Bojonegoro. Semangat sama-sama belajar dan mendedikasikan untuk memberi kepada rakyat, lanjut Bupati membuat chemistry antara Bojonegoro dan Mukomuko terasa dekat. 

Bupati menjelaskan beberapa hal di Bojonegoro salah satunya Open Goverment, 82 aplikasi untuk memfasilitasi manajemen pemerintahan baik yang berhubungan dengan rakyat, birokrasi dan pemerintah provinsi dan pusat. Pemkab sangat senang dengan kunjungan ke Bojonegoro, otonomi dibuat makin tahu masalah lokal dan menggunakan seluruh sumber daya untuk mengatasi masalah dengan berlandaskan semangat gotong royong.

“Gotong royong akan semakin fokus jika menemukan akar masalah dengan melibatkan semua komponen mulai masyarakat, birokrat, akademisi. NGO dan pengusaha,” ujarnya.

Kang Yoto dalam kesempatan ini menjelaskan tentang kontrak politik, kontrak profesional, kontrak bisnis di hadapan rombongan. Ia juga menjelaskan tentang Open Data Kontrak yang dibuat oleh Pemkab Bojonegoro. (mol/kik)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1779329566.3518 at start, 1779329567.0955 at end, 0.74371790885925 sec elapsed