Tradisi Munggut Sabet Juara II Pawai Budaya Tingkat SD, Kabupaten Bojonegoro
Sabtu, 13 Oktober 2018 17:00 WIBOleh Muhammad Roqib
Oleh Muhammad Roqib
Bojonegoro - Pawai budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Bojonegoro ke 341, SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro mengeluarkan tema Tarian Iwak Munggut, yakni penangkapan ikan di Sungai Bengawan Solo. Pawai budaya ini dilakukan pada Sabtu (13/10/2018) pagi.
Nurul Hidayah selaku panitia pawai budaya SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro menyebutkan alasan mengambil tema ini adalah untuk mengenalkan ke masyarakat luas tentang budaya penangkapan ikan di Sungai Bengawan Solo.
"Tidak semua orang tahu ada tradisi ini biasanya hanya masyarakat di sekitar Sungai Bengawan Solo yang mengetahui tradisi penangkapan ikan ini. Melalui pawai budaya ini, kami ingin mengenalkan tradisi ini ke masyarakat," jelas Nurul.

Sebanyak 100 anak yang diikutkan dalam pawai ini terdiri dari kelas 5 dan 6 SD Muhammadiyah. Ada dua kelompok besar yang berperan menggunakan kostum ikan. Ada juga perahu nelayan dan ikan raksasa ikut dalam pawai ini.
"Kami juga mengadakan atraksi teatrikal munggut ini. Nanti ikan - ikan ini akan menari menari, kemudian ditangkap oleh nelayan," imbuh Nurul.
Tema munggut ini telah mengantarkan SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro menjadi juara II pawai budaya tahun ini. Dengan perolehan nilai 419.
Salah satu anak yang sedang menonton menyampaikan kekagumannya terhadap pertunjukan dari SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro.
"Tadi yang paling diingat itu ada ikan - ikan yang menari, banyak sekali. Dan itu bagus," kata Putri siswa kelas satu SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro.
Rute pawai budaya inipun ada perbedaan dengan kegiatan sebelumnya. Tahun ini untuk SD sampai umum rutenya yakni dari alun alun- imam Bonjol - Hasyim Asy'ari - Pangsud - Teuku Umar - WR Supratman- Rajawali - Imam Bonjol. (*/kik)










































.md.jpg)






