Sehari terjadi 2 Peristiwa Kebakaran.
Minggu, 09 Agustus 2015 20:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
oleh: Imam Nurcahyo
Himbauan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, agar masyarakat selalu waspada terhadap adanya ancaman bahaya kebakaran di musim kemarau tahun 2015 ini, belum sepenuhnya menghilangkan bencana kebakaran.
Pada Minggu, tanggal 9 Agustus 2015 hari ini, setidaknya telah terjadi 2 peristiwa kebakaran.
Sekitar pukul 16.10 WIB, telah terjadi kebakaran di Pondok Pesantren Al-khamdulillah, yang terletak di Desa Geger RT 002 RW 001 Kecamatan Kedungadem. Nama pemilik : Nur Khotib. Adapun yang terbakar adalah bangunan bagian belakang pondok yang berukuran 9 x 30 m.
Menurut keterangan yang kami peroleh dari Kasi Trantib Kecamatan Kedungadem, Mashuri, bahwa bangunan bagian belakang pondok, yang terbuat dari kayu glugu dan bambu tersebut, terbakar saat santri sedang mengaji, tahu-tahu api sudah membesar. Para santri berusaha untuk memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya agar api tidak menjalar di rumah tetangga sekitar.
Empat unit mobil pemadam kebakaran, 2 unit dari BPBD Pos Baureno dan 2 unit dari BPBD Pos Temayang, datang untuk membantu memadamkan api dan pukul: 17.15 WIB, api benar-benar dapat dipadamkan, namun sayang bangunan tersebut tidak dapat diselamatkan dan nyaris rata dengan tanah.
Tidak ada korban jiwa, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib, diduga kuat berasal dari hubungan pendek arus listrik. Demikian juga untuk total kerugian masih dalam perhitungan, namun diperkirakan mendekati seratus juta rupiah.
Selain kebakaran yang terjadi di wilayah Kecamatan Kedungadem tersebut, redaksi beritabojonegoro.com, telah menerima informasi, bahwasanya telah terjadi kebakaran di wilayah Kecamatan Sumberrejo, namun para pihak terkait masih belum bisa memberikan data dan informasi yang lengkap. (inc)






































