Semarak Pentas Seni Budaya Lokal di Taman Lokomotif Bojonegoro
Minggu, 19 April 2026 15:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Taman Lokomotif di Jalan Teuku Umar, Sabtu (18/04/2026) malam saat Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyelenggarakan ajang Pentas Seni Budaya Lokal atau Pantes Budal pada Sabtu malam kemarin. Acara yang menampilkan hiburan rakyat tersebut berhasil menarik perhatian ratusan warga yang memadati kawasan ruang terbuka hijau tersebut sejak petang.
Kemeriahan malam itu dibuka dengan penampilan tarian aelight sebagai aksi pembuka yang memukau, dilanjutkan dengan suguhan musik dari kelompok Campursari Modern Moroseneng. Kehadiran MC Cak Sholeh kian menghidupkan suasana sehingga interaksi antara penampil dan pengunjung terasa sangat cair.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, Elzadeba Agustina, turut membaur dengan membawakan lagu campursari berjudul Selendang Biru yang disambut meriah oleh penonton.
Disbudpar menyatakan kebanggaannya terhadap ketahanan budaya lokal yang masih sangat diminati oleh masyarakat lintas generasi. Elzadeba dalam keterangannya mengapresiasi kehadiran warga yang begitu antusias menyaksikan pertunjukan tersebut. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi agenda rutin yang mampu menjangkau khalayak yang lebih luas.
"Kita semua patut bangga pada budaya lokal Bojonegoro. Mengetahui animo masyarakat yang luar biasa pada malam hari ini, semoga Pantes Budal ini bisa kita laksanakan setiap dua pekan sekali. Dan nanti akan ditempatkan di lokasi strategis agar masyarakat dapat menyaksikan secara lebih luas," ujar Elzadeba.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan berbagai organisasi dan komunitas seni, di antaranya dari Iwapi, Komunitas Thamrin, Paguyuban MC, Komunitas Dangdut Bojonegoro, hingga Pepadi. Kehadiran berbagai elemen ini mempertegas dukungan kolektif terhadap pelestarian kesenian di daerah berjuluk Kota Ledre ini.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata berkomitmen untuk terus memperbanyak ruang bagi para seniman lokal guna menampilkan karya-karyanya. Melalui program Pantes Budal, pemerintah berharap tingkat kebahagiaan masyarakat meningkat seiring dengan rasa bangga terhadap identitas budaya sendiri. Disbudpar juga menegaskan kesiapannya untuk memfasilitasi setiap geliat seni budaya yang muncul dari masyarakat.
Sebelum dilaksanakan di Taman Lokomotif, gelaran Pantes Budal telah sukses dilaksanakan di beberapa lokasi lain seperti Taman Rajekwesi serta area halaman kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Pemilihan lokasi yang berpindah-pindah ini merupakan strategi pemerintah untuk menghidupkan berbagai titik keramaian di Bojonegoro dengan sentuhan kesenian tradisional yang dikemas secara modern.
Editor: Mohamad Tohir






































