News Ticker
  • Truk Hino Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas di Baureno, Bojonegoro
  • Tips Mendidik Anak TK Berkarakter Baik, Mulai dari Keteladanan hingga 4 Kata Ajaib
  • 08 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 08 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Panggung Hiburan Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Bakal Diramaikan Sejumlah Artis Ternama
  • Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik
  • Mitos Warna Jingga pada Telur Tidak Menjamin Tingginya Kandungan Asam Lemak Sehat
  • Pemkab Blora Gelar Kerja Bakti Bersihkan Kali Grojogan, Libatkan Sekitar 300 Personel
  • 07 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 07 Juni 2026 di Bojonegoro pop
  • Sambut Libur Sekolah KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Diskon Tiket 30 Persen dari Stasiun Bojonegoro
  • Joe Taslim dan Kang Yayan Kembali Beradu Peran dalam Film Internasional The Furious
  • Telur Omega-3 Bukan Berasal dari Ayam Khusus, Begini Penjelasannya
  • Upaya Melestarikan Warisan Budaya, Pemkab Bojonegoro Siap Gelar Wastra Batik Festival 2026
  • 06 Juni dalam Sejarah
  • Prakiran Cuaca 06 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Waspada Jebakan Hidden Sugar, Zat Manis Tersembunyi dalam Kuliner Kekinian yang Memicu Obesitas
  • Harga Bawang dan Gula Alami Lonjakan, Mayoritas Bahan Pangan Nasional Justru Melandai
  • Optimalkan Program Gayatri dan Tekan Angka Anak Putus Sekolah, TP PKK Bojonegoro Turun ke Desa
  • 05 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 05 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Prakiraan Cuaca 05 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Kodim Bojonegoro Gelar Latihan Teknis Teritorial Berbasis Blok Ketahanan Pangan
  • Dua Dekade Gerakkan Ekonomi Jaringan Toko Kelontong di Bojonegoro, SRC Targetkan Perluasan Target Desa
Puluhan Ekor Sapi di Kecamatan Dander, Bojonegoro Mati Terserang Wabah PMK

Puluhan Ekor Sapi di Kecamatan Dander, Bojonegoro Mati Terserang Wabah PMK

Bojonegoro - Puluhan ekor sapi di Wilayah Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dilaporkan meninggal akibat Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
 
Dari data yang dihimpun, hingga Jumat (13/01/2023) setidaknya ada 29 ekor sapi yang tersebar di dua desa di Kecamatan Dander yang dilaporkan meninggal akibat wabah tersebut.
 
Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bojonegoro bersama Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa setempat telah melakukan sosialisasi penanganan wabah tersebut dan mengimbau kepada para pemilik sapi untuk menghentikan sementara jual heli hewan ternak.
 
 
Kepala Desa (Kades) Ngunut, Kecamatan Dander, Suwarno, dikonfirmasi awak media ini membenarkan bahwa di desanya setidaknya telah ada 16 ekor sapi yang meninggal akibat terserang wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
 
"Terserang PMK. Baru lima hari sudah kurang lebih 16 ekor yang laporan mati." kata Kades Suwarno. Jumat (13/01/2023).
 
Menurut Kades, wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tidak hanya menyerang di Desa Ngunut saja, namun juga menyerang sapi milik warga di beberapa desa di Kecamatan Dander.
 
"Ini Kecamatan Dander sudah kena, tidak hanya di Ngunut saja." kata Kades Suwarno.
 
Saat ditanya terkait upaya pencegahan yang telah dilakukan Pemerintah atau dinas terkait, Kades mengaku sudah dilakukan sosialisasi penanganan termasuk pemberian obat-obatan untuk penanganan kasus tersebut.
 
"Sudah turun tangan. Obat-obatan kemarin juga sudah dikirim," kata Kades Suwarno
 
 
 

Ilustrasi: Aktivitas salah satu peternak sapi di Kabupaten Bojonegoro. (Foto: Dok Istimewa)

 
Sementara itu, Camat Dander, Drs A Nuril Anshori dihubungi melalui aplikasi pesan WhatsApp menjelaskan bahwa saat ini pihaknya bersama dinas terkait sedang mengupayakan penanganan wabah tersebut.
 
"Telah dilakukan sosialisasi penanganan Minggu lalu di Desa Ngunut. Dalam waktu dekat segera dilakukan langkah tindak lanjut berikutnya." kata Nuril Anshori.
 
Saat ditanya terkait desa mana saja yang terserang wabah PMK tersebut, Camat Nuril Anshori meminta untuk menanyakan langsung ke Penyuluh Peternakan, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bojonegoro.
 
"Konfirmasi kepada penyuluh peternakan, pak. Sementara kami lakukan tindakan dengan dinas terkait dulu," kata Nuril Anshori.
 
 
Terpisah, Penyuluh Peternakan, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bojonegoro. Drh Nur Chasanah, dihubungi melalui sambungan telepon seluler-nya menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang ia terima, ada 16 ekor sapi di Desa Ngunut, Kecamatan Dander yang dilaporkan mati. Selain itu, di Desa Dander, kecamatan Dander juga ada 13 ekor sapi yang meninggal.
 
"Kematian di Ngunut sendiri ada 16 ekor, Kalau di Desa Dander kemarin 11 ekor, tapi kok tadi pagi nambah 2 ekor. Tapi belum fix." tutur Nur Chasanah.
 
 
Saat ditanya desa mana saja yang sudah terserang wabah PMK, Nur Chasanah belum bisa menyebutkan secara pasti.
 
"Kalau PMK ini penyebarannya memang sangat mudah pak. Semua punya potensi. Kalau jumlah yang mati yang terdata di kami dua desa itu pak." tuturnya
 
Lebih lanjut pihaknya mengimbau agar aktivitas jual beli ternak untuk semetara dihentikan dulu. "Ini yang perlu diperhatikan adalah menyetop dulu lalu-lintas jual beli ternak. Maksudnya aktivitas jual beli itu jangan dulu." tutur Nur Chasanah.
 
 
Saat ditanya apakah Pemkab Bojonegoro, telah menerbitkan surat edaran tentang penghentian sementara jual beli hewan ternak, pihaknya mengaku belum ada.
 
"Iini kan baru. Kalau 2023 ini belum ada (Surat Edaran). Tapi kita imbau seperti itu pak." tutur Nur Chasanah.
 
Guna meminimalisasi penyebaran wabah PMK tersebut, selain penghentian sementara jual beli hewan ternak, pihaknya juga mengimbau agar kebersihan kandang dan peternak selalu dijaga.
 
"Yang pertama penghentian sementara jual beli hewan ternak, yang kedua semprot kandang. Istilahnya sanitasi
 
 
 
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, terbitkan Surat Edaran tentang Penghentian Sementara Jual Beli Hewan, selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 30 Mei 2022 sampai dengan 12 Juni 2022.
 
Surat edaran dengan nomor: 524/485/412.224/2022, tertanggal 29 Mei 2022, tersebut ditanda tangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro Dra Nurul Azizah MM, yang ditujukan kepada Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro dan Badan, dan Camat se-Kabupaten Bojonegoro.
 
Selain itu, tembusan surat tersebut juga disampaikan kepada Polres Bojonegoro, Dandim Bojonegoro, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bojonegoro.
 
Penghentian sementara jual beli hewan diambil setelah tingkat kasus penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Bojonegoro meningkat cukup drastis.
 
Hal tersebut untuk menghindari terjadinya perluasan jumlah ternak yang terkena PMK yang diakibatkan dari aktifitas jual beli hewan di Pasar Hewan. (red/imm)
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Ranah sinema genre cekam tanah air kembali dikejutkan oleh keberanian sutradara Edwin melalui buah karya sinematik terbarunya yang bertajuk Monster ...

1780901802.9021 at start, 1780901803.6417 at end, 0.73963618278503 sec elapsed